Tegang, Drone Iran Hantam Kantor PM Kurdistan Irak

Tegang, Drone Iran Hantam Kantor PM Kurdistan Irak

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 17 Agu 2026 17:27 WIB
Ilustrasi drone Iran (Foto: dok. Sergei Supinsky/AFP)
Ilustrasi drone Iran (Foto: dok. Sergei Supinsky/AFP)
Jakarta -

Dua drone Iran menargetkan kantor perdana menteri (PM) Kurdistan Irak dan rumah kepala intelijen wilayah otonom tersebut.

"Setelah penyelidikan oleh Unit Kontra-Terorisme Kurdistan, kantor pribadi saya dan rumah kepala Badan Keamanan dan Intelijen menjadi sasaran serangan drone Iran hari ini," kata Perdana Menteri Kurdistan Masrour Barzani, dalam sebuah unggahan di media sosial X.

"Ini adalah eskalasi yang berbahaya dan ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitas wilayah Kurdistan," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Senin (17/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktorat Kontra-Terorisme regional mengatakan tidak ada korban jiwa dalam serangan tersebut.

"Dua drone jenis Hadid-110 yang bermuatan bahan peledak diluncurkan dari seberang perbatasan Iran menuju kantor pribadi perdana menteri wilayah Kurdistan dan kediaman direktur Badan Parastin," demikian pernyataan Direktorat Kontra-Terorisme regional.

Sejak dimulainya perang Timur Tengah, wilayah Kurdistan, yang menampung pasukan AS dan perusahaan minyak asing serta para pemberontak yang diasingkan dari Iran, telah menjadi sasaran lebih dari 1.000 serangan oleh Iran dan kelompok-kelompok bersenjata pro-Iran di Irak.

Drone berulang kali dicegat di atas ibu kota Kurdistan, Erbil, sementara drone-drone lainnya menargetkan pemberontak dan kepentingan AS.

Teheran menuduh kelompok oposisi Kurdi yang diasingkan melayani kepentingan Barat dan Israel. Iran terus melancarkan serangan terhadap mereka, bahkan selama gencatan senjata regional yang diumumkan pada bulan April, yang akhirnya gagal.

Kelompok-kelompok tersebut sebagian besar telah mengosongkan pangkalan dan kamp mereka di Kurdistan sejak perang AS dan Israel melawan Iran dimulai.

Sebelumnya pada 17 Juli lalu, serangan drone dan roket menewaskan sembilan orang di dekat kota Sulaimaniyah di bagian timur wilayah tersebut.

Tonton juga video "Iran Gelar Sayembara, Warga Ditawari US$30 Ribu untuk Tangkap Tentara AS"

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait