Macron Dikecam Gegara Foto Berlibur Saat Prancis Kebakaran Hutan

Macron Dikecam Gegara Foto Berlibur Saat Prancis Kebakaran Hutan

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2026 10:30 WIB
Foto sampul majalah Paris Match menampilkan Presiden Prancis Emmanuel Macron sedang naik jet ski saat liburan di Riviera (AFP/SIMON WOHLFAHRT)
Foto sampul majalah Paris Match menampilkan Presiden Prancis Emmanuel Macron sedang naik jet ski saat liburan di Riviera (AFP/SIMON WOHLFAHRT)
Paris -

Presiden Prancis Emmanuel Macron menuai kecaman setelah foto dirinya sedang naik jet ski saat liburan di pantai Riviera menjadi sampul salah satu majalah. Kubu oposisi menuding Macron tidak peka terhadap rakyat Prancis yang sedang berjuang menghadapi gelombang panas ekstrem dan kebakaran hutan.

Kritikan menghujani presiden berusia 48 tahun itu, seperti dilansir AFP, Sabtu (15/8/2026), setelah majalah "Paris Match" menampilkan Macron yang sedang mengendarai jet ski di Riviera sebagai gambar sampul utamanya pekan ini.

Dengan mengenakan rompi pelampung yang memperlihatkan otot lengannya, Macron tampak bergaya sporty saat berlibur di Fort de Bregancon, lokasi peristirahatan resmi kepresidenan, di tengah masa liburan musim panas bulan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Musim panas terakhir memegang kendali," demikian bunyi judul sampul majalah Paris Match, merujuk pada rencana Macron meninggalkan Istana Elysee tahun depan saat masa jabatan keduanya, dan yang terakhir kali, berakhir.

Majalah tersebut juga memuat foto-foto Macron saat melakukan olahraga air seperti foil surfing, di tengah musim panas yang diwarnai oleh gelombang panas berturut-turut dan kebakaran hutan mematikan di Prancis.

Menanggapi kecaman yang muncul, salah satu staf kepresidenan Prancis menyebut foto-foto Macron itu diambil tanpa izin.

"Foto-foto presiden yang diambil tanpa izin, muncul setiap tahun selama sembilan tahun terakhir," kata staf kepresidenan yang enggan disebut namanya itu.

Kubu Oposisi Kecam Keras Macron Berlibur

Foto-foto tersebut memicu kritikan keras dari kubu oposisi sayap kiri Prancis. Salah satunya dari pemimpin Partai Hijau, Marine Tondelier, yang mengatakan bahwa rakyat Prancis sedang mengalami "musim panas apokaliptik" sementara "presiden kita justru menikmati liputan promosi mengenai liburannya".

Tondelier membandingkan foto Macron di sampul majalah itu dengan "kematian akibat lima gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan yang parah".

Pemimpin Partai Sosialis, Olivier Faure, berpendapat bahwa Macron telah memberikan pesan yang keliru.

"Di tengah gelombang panas, saat Prancis dilanda kebakaran dan banyak rakyat Prancis tidak bisa berlibur, presiden justru bersenang-senang bermain jet ski di Bregancon," kata Faure dalam kritikannya untuk Macron.

Senator Partai Komunis, Pierre Ouzoulias, mengkritik foto-foto liburan Macron itu "tidak pantas". Dia mengatakan bahwa dirinya lebih memilih untuk melihat Macron "berada di atas truk pemadam kebakaran, membantu petugas memadamkan api".

"Di situlah seharusnya dia berada," ucap Ouzoulias. "Setelah musim panas yang kita alami, menampilkan presiden sedang berlibur, menurut pandangan saya, tidak sebanding dengan tingkat kekhawatiran yang dirasakan masyarakat luas," sebutnya.

Dalam ulasannya, majalah Paris Match menggambarkan liburan Macron sebagai liburan yang "berfokus pada pekerjaan", sembari menekankan bahwa sebuah kantor telah disiapkan dan "sang presiden menghabiskan hari-harinya dengan menelepon".

Tonton juga video "Detik-detik Ibu Negara Turki Coba Tarik Tangan Saat Dicium Macron"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini