Panas! Drone Houthi Hantam Kilang Minyak Aramco di Arab Saudi

Panas! Drone Houthi Hantam Kilang Minyak Aramco di Arab Saudi

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 14 Agu 2026 13:57 WIB
Ilustrasi (dok. REUTERS/Khaled Abdullah)
Ilustrasi (dok. REUTERS/Khaled Abdullah)
Sanaa -

Kelompok Houthi mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap sebuah kilang minyak Aramco di wilayah Arab Saudi bagian selatan. Houthi menyebut serangannya itu merespons pelanggaran kedaulatan Yaman, yang menjadi markas kelompok tersebut, oleh Saudi.

Laporan kantor berita yang berafiliasi dengan Houthi, Saba, seperti dilansir AFP, Jumat (14/8/2026), menyebutkan bahwa dua drone Houthi telah diluncurkan ke sebuah kilang minyak Aramco di wilayah Jizan, Saudi.

Serangan drone Houthi itu diklaim berhasil menghantam target di kilang minyak Saudi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seorang sumber militer mengonfirmasi bahwa Angkatan Bersenjata Yaman menargetkan kilang minyak Aramco di wilayah Jizan menggunakan dua drone, dan berhasil mengenai sasaran secara akurat atas izin Tuhan," sebut kantor berita Saba dalam laporannya, merujuk pada pasukan Houthi yang disebut "Angkatan Bersenjata Yaman".

Kantor berita Saba juga melaporkan bahwa serangan Houthi tersebut merupakan respons atas "pelanggaran wilayah udara dan kedaulatan Yaman di area Saada dan Hajjah" oleh Saudi.

Menurut sumber militer Houthi yang dikutip kantor berita Saba, Houthi akan "memberikan respons tegas terhadap setiap pelanggaran kedaulatan negara atau tindakan agresi apa pun yang menargetkan bangsa ini".

Belum ada tanggapan resmi dari Saudi atas klaim serangan Houthi tersebut.

Situasi konflik di Yaman sempat mereda saat gencatan senjata, antara Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui internasional serta didukung Saudi, diberlakukan selama beberapa tahun terakhir. Ketenangan itu berakhir sejak bulan lalu saat perang yang berkecamuk antara Iran dan Amerika Serikat (AS) semakin meluas.

Pada Juli lalu, Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Saudi dan menyerang kapal-kapal tanker Saudi yang berlayar di Laut Merah.

Pada Minggu (9/8), Houthi yang didukung Iran ini mengklaim telah menghantam fasilitas minyak Saudi di pesisir Laut Merah sebagai tanggapan atas penyusupan sejumlah drone dari Saudi ke wilayah barat laut Yaman.

Ancaman Houthi terhadap jalur pelayaran dan fasilitas minyak Saudi terjadi bersamaan dengan blokade Iran terhadap Selat Hormuz, yang menjadi titik ketegangan utama antara Teheran dan Washington di tengah upaya mengakhiri perang.

Lihat juga Video: Iran Serang Kilang Minyak Aramco di Saudi, Pekerja Dievakuasi

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini