Erdogan Tuding Israel Ingin Hapus Palestina dari Agenda Dunia

Erdogan Tuding Israel Ingin Hapus Palestina dari Agenda Dunia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 13 Agu 2026 11:05 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (AFP/LUDOVIC MARIN)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (AFP/LUDOVIC MARIN)
Jakarta -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh pemerintahan Israel pimpinan Benjamin Netanyahu berupaya untuk "menghapus Palestina" dari agenda dunia.

"Tujuan pemerintah Netanyahu adalah untuk menghapus Palestina dari agenda bersama umat manusia dengan mengambil keuntungan dari kekacauan dan konflik baru di kawasan ini," kata Erdogan dalam konferensi pers bersama Presiden Palestina, Mahmoud Abbas yang berkunjung ke Turki, dilansir kantor berita AFP, Kamis (13/8/2026).

"Apa pun yang mereka lakukan, mereka tidak akan berhasil. Perjuangan Palestina akan terus tumbuh di hati masyarakat sementara mereka mencoba menghancurkannya," ujar Erdogan, seraya bersumpah bahwa Turki akan terus berjuang untuk pendirian negara Palestina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai pendukung kuat perjuangan Palestina, Erdogan telah berulang kali mengecam pemerintahan Netanyahu. Dia menuduh perdana menteri Israel itu melakukan "genosida" di Gaza dan menerapkan kebijakan ekspansionis di Tepi Barat, Lebanon, Suriah, dan sekitarnya.

Abbas tiba di Ankara, Turki pada hari Selasa (11/8) lalu didampingi oleh penasihat diplomatiknya Majdi Khalidi, kepala intelijen Majed Faraj, dan pejabat senior Palestina, Ziad Abu Amr.

Ia bertemu Erdogan pada hari Rabu (12/8), dan keduanya membahas perkembangan di kawasan tersebut, dalam pembicaraan yang disebut oleh pemimpin Palestina itu sebagai "penting dan bermanfaat."

Bulan lalu, Abbas, 90 tahun, mengatakan pemilihan legislatif Palestina akan berlangsung pada 28 November, diikuti oleh pemilihan presiden awal tahun depan.

Jika pemilihan November berlangsung, itu akan menjadi pemilihan pertama dalam dua dekade.

"Saya berharap keputusan untuk mengadakan pemilihan legislatif dan presiden di Palestina setelah sekian lama akan membawa keberuntungan... (dan) akan memajukan proses rekonsiliasi," kata Erdogan, sebagai isyarat terhadap persaingan bersejarah antara gerakan Fatah pimpinan Abbas dan kelompok Hamas di Gaza.

Tonton juga video "Rudal Israel ke Lebanon-Suriah Ancam Turki, Erdogan: Tak Bisa Dibiarkan"

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait