×
Ad

5 Berita Terpopuler Internasional

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2026 18:31 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: REUTERS/Daniel Heuer)
Jakarta -

Selama beberapa minggu terakhir, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, Jenderal Dan Caine dikabarkan sedang mencari cara untuk mengakhiri perang dengan Iran.

Jenderal top AS itu diam-diam telah menjelaskan kepada para penasihat utama Presiden Donald Trump bahwa AS perlu menemukan jalan keluar dari perang dengan Iran.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Sabtu (8/8/2026):

- Diawasi Presiden, Taiwan Gelar Latihan Perang untuk Tangkis Serangan China

Presiden Taiwan Lai Ching-te mengawasi latihan serangan pantai pada hari Sabtu (8/8) dalam latihan perang tahunan yang digelar di tengah meningkatnya ketegangan dengan China. Dia menyaksikan pengerahan drone tempur yang terbang rendah untuk mensimulasikan menangkis serangan China.

Taiwan memulai latihan Han Kuang pada hari Rabu lalu. Berlangsung selama 10 hari, latihan ini berfokus pada kesiapan tempur Taiwan terhadap potensi invasi oleh China.

Pemerintah China menganggap pulau yang diperintah secara demokratis itu sebagai wilayahnya sendiri, dan telah bersumpah untuk menguasainya, bahkan dengan kekerasan jika perlu. Pemerintah Taiwan menolak klaim kedaulatan Beijing tersebut.

- Kilang Minyak Rusia Terbakar Usai Serangan Drone Ukraina

Kebakaran terjadi di kilang minyak Ilsky di wilayah Krasnodar, Rusia selatan. Otoritas Rusia mengatakan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh puing-puing dari drone Ukraina.

Otoritas setempat menyebut kebakaran itu kini telah dipadamkan.

Sementara itu, militer Ukraina mengatakan bahwa pihaknya telah menggempur kilang minyak Ilsky dan Syzran semalam, menyebabkan kebakaran di keduanya. Kilang minyak Syzran berada di wilayah Samara.

- Pelaku Penembakan Brutal Thailand Alami Stres-Sudah Rencanakan Aksinya

Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan tersangka remaja dalam penembakan brutal di sekolah "mengalami stres" dan telah merencanakan serangan tersebut.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork