Kapal India Tenggelam Usai Diserang di Laut Merah, 14 ABK Selamat

Kapal India Tenggelam Usai Diserang di Laut Merah, 14 ABK Selamat

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 05 Agu 2026 09:57 WIB
Ilustrasi -- Kapal-kapal berlayar di dekat Selat Bab el-Mandeb, di pesisir Yaman  (dok. REUTERS)
Ilustrasi -- Kapal-kapal berlayar di dekat Selat Bab el-Mandeb, di pesisir Yaman (dok. REUTERS)
New Delhi -

Sebuah kapal komersial berbendera India tenggelam setelah dihantam serangan di Laut Merah, tepatnya di lepas pantai barat Yaman. Untungnya, semuanya sebanyak 14 anak buah kapal (ABK) berhasil diselamatkan.

Menteri Perkapalan India Sarbananda Sonowal, seperti dilansir Reuters dan Anadolu Agency, Rabu (5/8/2026), mengatakan bahwa sebuah proyektil menghantam kapal komersial bernama MSV Faize Noore Ooliya tersebut, yang membuat kapal itu tenggelam di Laut Merah.

Sonowal melaporkan bahwa semua ABK, terdiri atas 13 warga negara India dan satu warga negara Yaman, berhasil diselamatkan oleh Penjaga Pantai Yaman dan dibawa ke Pelabuhan Mokha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasukan Perlawanan Nasional, yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman yang diakui internasional, mengatakan pada Selasa (4/8) bahwa kapal komersial itu diserang saat berlayar di perairan berjarak 13 mil laut sebelah selatan Al Hudaydah, Laut Merah. Serangan itu langsung menenggelamkan kapal.

Tidak disebutkan lebih lanjut soal kronologi serangan atau dugaan dalang di balik serangan tersebut.

Namun Kementerian Perhubungan Yaman, dalam pernyataan terpisah, menuduh kelompok Houthi sebagai dalang utama di balik serangan tersebut.

Kementerian Perhubungan Yaman menyebut Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, melancarkan serangan terhadap kapal komersial itu menggunakan sebuah kapal lainnya yang bermuatan bahan peledak.

Belum ada tanggapan langsung dari Houthi atas tuduhan tersebut.

Insiden ini terjadi saat ancaman baru menyelimuti pelayaran maritim di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb, menyusul kembali maraknya serangan terhadap kapal-kapal komersial bulan lalu.

Pada 20 Juli lalu, Houthi yang didukung Iran mengumumkan "blokade laut" terhadap Arab Saudi, yang memimpin pasukan koalisi untuk memerangi Houthi di Yaman. Namun otoritas Riyadh memperingatkan bahwa mereka akan merespons dengan tegas setiap ancaman yang menyasar kapal-kapalnya.

Selat Bab el-Mandeb merupakan jalur perairan strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Laut Arab. Sementara Al Hudaydah, yang dikuasai Houthi, terletak di pesisir timur Laut Merah dan dekat dengan jalur pelayaran internasional utama.

Tonton juga video "2 Remaja Tewas Tenggelam Saat Mandi di Sungai Bone Bolango"

Halaman 2 dari 2
(nvc/whn)


Berita Terkait