Rusia dan Ukraina Saling Balas Serangan, 14 Orang Tewas

Rusia dan Ukraina Saling Balas Serangan, 14 Orang Tewas

Yulida Medistiara - detikNews
Senin, 03 Agu 2026 09:18 WIB
Ukrainian rescuers evacuate on a person on a stretcher at the site of a Russian airstrike in Zaporizhzhia on August 2, 2026, amid the Russian invasion of Ukraine. (Photo by Darya NAZAROVA / AFP)
Tim penyelamat Ukraina mengevakuasi korban di atas tandu di lokasi serangan udara Rusia di Zaporizhzhia pada 2 Agustus 2026, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. (Foto: AFP/DARYA NAZAROVA)
Jakarta -

Rusia dan Ukraina masih saling serang. Terbaru, serangan Ukraina terhadap Rusia menewaskan sedikitnya sembilan orang, sedangkan serangan Rusia terhadap Ukraina menewaskan sedikitnya lima orang.

Dilansir AFP, Senin (3/8/2026), serangan tersebut terjadi saat kedua negara meningkatkan skala dan intensitas serangan satu sama lain, hampir empat setengah tahun setelah perang mereka yang berkepanjangan.

Sementara itu, Kyiv telah melancarkan gelombang serangan balasan terhadap Rusia, termasuk terhadap fasilitas energi dan gudang ritel, dalam upaya untuk menekan Moskow agar bernegosiasi untuk mengakhiri serangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan udara Ukraina di wilayah Belgorod Rusia yang berbatasan dengan Ukraina, menewaskan empat orang pada Minggu pagi. Penjabat gubernur wilayah tersebut, Alexander Shuvaev mengatakan serangan itu juga menewaskan seorang gadis berusia 13 tahun di dekat taman bermain.

"Gadis berusia 13 tahun itu terluka parah. Petugas medis yang tiba di lokasi kejadian mengambil semua tindakan yang mungkin untuk menyelamatkannya, tetapi luka-lukanya tidak dapat dihindari," kata Shuvaev.

Ukraina juga meluncurkan serangan drone terpisah di wilayah Saratov Rusia yang berbatasan dengan Kazakhstan, serangan itu menewaskan dua orang.

Ukraina juga dilaporkan meluncurkan serangan drone terhadap sebuah mobil di wilayah Udmurtia Rusia atau lebih dari 1.000 kilometer (600 mil) dari garis depan. Sebanyak tiga orang tewas dalam serangan itu.

"Tindakan ini mengerikan karena tidak masuk akal. Orang-orang ini jelas bukan target militer," kata penjabat gubernur wilayah tersebut, Olga Abramova.

Sementara itu di Ukraina, serangan Rusia menewaskan dua orang di wilayah timur Dnipropetrovsk. Sebanyak dua orang tewas di masing-masing di wilayah selatan Zaporizhzhia dan Kherson akibat serangan tersebut, menurut otoritas regional.

Secara terpisah, serangan Rusia juga menghancurkan terminal pos di wilayah Kharkiv utara. Serangan itu menewaskan seorang pekerja pos, kata operator pos Nova Poshta.

Perundingan yang dipimpin AS untuk mengakhiri konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II telah terhenti sejak Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran.

Adapun Rusia maupun Ukraina membantah menargetkan warga sipil.

Saksikan Live DetikPagi:

(yld/whn)


Berita Terkait