Memanas! AS Bombardir Kota Iran di Dekat Perbatasan Irak

Memanas! AS Bombardir Kota Iran di Dekat Perbatasan Irak

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 29 Jul 2026 18:27 WIB
Jet tempur AS lepas landas dari kapal induk USS Abraham Lincoln untuk menyerang Iran (dok. via REUTERS/US Navy)
Jet tempur AS lepas landas dari kapal induk USS Abraham Lincoln untuk menyerang Iran (dok. via REUTERS/US Navy)
Teheran -

Televisi pemerintah Iran melaporkan militer Amerika Serikat (AS) membombardir sebuah kota di wilayah barat laut Iran yang berbatasan dengan Irak pada Rabu (29/7).

"Beberapa menit yang lalu, sebuah area di wilayah perbatasan Piranshahr dihantam serangan udara musuh, Amerika," demikian laporan televisi pemerintah Iran, seperti dilansir AFP, Rabu (29/7/2026).

Secara terpisah, laporan kantor berita Iran, Fars, dengan mengutip seorang pejabat di Provinsi Azerbaijan Barat, menyebutkan bahwa sebuah rudal menghantam area tak berpenghuni tanpa menimbulkan korban jiwa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan AS terhadap wilayah Iran kembali berlanjut setelah situasi di kawasan Timur Tengah relatif tenang sejak Jumat (24/7) pekan lalu, menyusul keputusan Teheran dan Washington untuk menangguhkan serangan setelah eskalasi konflik selama 13 hari yang dimulai pada 11 Juli lalu.

Pusat Komando AS, atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah sebelumnya melaporkan bahwa serangan rudal kembali terdeteksi dilancarkan oleh Iran ke negara-negara di kawasan Timur Tengah. CENTCOM menyebut Teheran berupaya melancarkan "serangan mendadak" terhadap target AS.

"Pada pukul 17.45 waktu setempat hari ini (28/7), pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan sejumlah rudal balistik dari Iran dalam upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang memiliki pangkalan di Timur Tengah," kata CENTCOM dalam pernyataan via media sosial X.

"Semua rudal Iran berhasil dicegat," klaim CENTCOM, tanpa menyebut lebih lanjut wilayah mana saja yang menjadi target serangan terbaru Iran.

Militer Yordania, dalam pernyataan terpisah, melaporkan bahwa sistem pertahanan udaranya telah mencegat dan menembak jatuh lima rudal balistik Iran pada Rabu (29/7). Ini merupakan serangan regional pertama Iran dalam beberapa hari setelah jeda pertempuran dengan AS.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengkonfirmasi serangan tersebut dalam pernyataannya. IRGC mengatakan serangan rudal itu sebagai tanggapan terhadap "tindakan agresif" AS, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Pertahanan udara pagi ini menangani lima rudal yang datang dari Iran yang menargetkan wilayah kerajaan," kata juru bicara militer Yordania dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa rudal-rudal tersebut berhasil "dicegat dan ditembak jatuh".

Simak juga Video 'Usulan Iran ke Oman soal Pengaturan Sementara Pembukaan Selat Hormuz':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait