AS-Saudi Barengan Serang Milisi Pro-Iran di Irak, Beberapa Orang Tewas

AS-Saudi Barengan Serang Milisi Pro-Iran di Irak, Beberapa Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 29 Jul 2026 12:27 WIB
Ilustrasi bendera Arab Saudi dan Amerika Serikat (Foto: dok. AFP)
Ilustrasi bendera Arab Saudi dan Amerika Serikat (Foto: dok. AFP)
Jakarta -

Sebuah koalisi bekas paramiliter pro-Iran di Irak mengatakan bahwa banyak sejumlah orang tewas dan terluka dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi di Irak.

Amerika Serikat dan Arab Saudi mengatakan mereka telah menyerang para milisi pro-Iran di Irak sebagai balasan atas serangan terhadap pasukan AS dan fasilitas minyak Saudi.

"Serangan ini mengakibatkan gugurnya sejumlah personel dan luka-luka pada yang lainnya, serta kerusakan material pada beberapa bangunan dan properti," kata Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), yang dikenal sebagai Hashed al-Shaabi dalam bahasa Arab, dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Rabu (29/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, militer AS, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan bahwa serangan gabungan itu dilakukan sebagai balasan atas serangan drone dari wilayah Irak terhadap pasukan AS dan fasilitas minyak Saudi dalam beberapa hari terakhir.

Serangan tersebut menargetkan "teroris yang bersekutu dengan Iran yang diperintahkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk menyerang pasukan AS dan infrastruktur energi Saudi," kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita AFP, Rabu (29/7/2026).

Lebih lanjut, CENTCOM memperingatkan bahwa "IRGC dan proksi-proksi terorisnya harus menghentikan serangan ini untuk menghindari respons militer AS lebih lanjut."

Arab Saudi mengkonfirmasi keterlibatannya dalam serangan gabungan tersebut. Kementerian pertahanannya mengatakan bahwa serangan itu mengenai "target milik milisi yang berada di wilayah Irak yang terkait dengan serangan terhadap fasilitas minyak kerajaan tersebut."

Serangan gabungan itu terjadi setelah Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan pasukannya telah mencegat drone-drone yang menargetkan fasilitas minyak di timur Saudi, dan menyalahkan kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak atas serangan drone tersebut.

Riyadh sehari sebelumnya telah menyerukan kepada pemerintah Irak untuk mencegah serangan dari wilayahnya. Setelah itu Baghdad mengatakan telah memerintahkan penyelidikan atas serangan drone ke Saudi.

Lihat juga Video Houthi Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi di Laut Merah

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini