Protes Kunjungan Netanyahu, Massa Demo di Depan Gedung Putih

Protes Kunjungan Netanyahu, Massa Demo di Depan Gedung Putih

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 28 Jul 2026 16:32 WIB
Massa pro-Palestina berdemo di luar Gedung Putih memprotes kunjungan Netanyahu (dok. Mehmet Eser/Anadolu via Getty Images)
Massa pro-Palestina berdemo di luar Gedung Putih memprotes kunjungan Netanyahu (dok. Mehmet Eser/Anadolu via Getty Images)
Washington DC -

Para demonstran pro-Palestina berkumpul di luar Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat (AS), untuk memprotes kunjungan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Dalam aksinya, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (28/7/2026), para demonstran mengibarkan bendera Palestina dan membawa poster juga spanduk bertuliskan kritikan terhadap dukungan AS untuk Israel.

"Hentikan mesin perang AS/Israel," demikian salah satu bunyi poster yang dibawa para demonstran dalam aksi pada Senin (27/7) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ungkap kendali Israel atas Washington," demikian tulisan spanduk lainnya yang dibawa demonstran pro-Palestina.

"Hak asasi Palestina juga penting," bunyi poster demonstran lainnya.

Unjuk rasa ini berlangsung saat Netanyahu tiba di Washington DC pada Senin (27/7) waktu setempat, untuk melakukan pembicaraan dengan Trump di Gedung Putih pada Selasa (28/7) waktu setempat. Ini menandai pertemuan ke-8 antara Netanyahu dan Trump sejak Presiden AS itu menjabat untuk periode keduanya.

Sebelum terbang ke AS, Netanyahu mengatakan bahwa isu Iran akan menjadi topik utama dalam pembicaraannya dengan Trump.

PM Israel itu menambahkan bahwa dirinya juga akan menghadiri seremoni penghormatan untuk mendiang Senator AS Lindsey Graham dalam kunjungannya tersebut. Semasa hidup, Graham dari Partai Republik ini dikenal sebagai pendukung setia Israel.

Kunjungan terbaru Netanyahu ke AS ini dilakukan setelah adanya seruan penangkapan oleh Wali Kota New York Zohran Mamdani. Dalam pernyataan publiknya, Mamdani secara terang-terangan menyebut Netanyahu sebagai "penjahat perang".

Mamdani juga mendorong pemerintah federal AS untuk menegakkan surat perintah penangkapan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Netanyahu jika dia menginjakkan kaki di wilayah AS.

Netanyahu menjadi subjek surat perintah penangkapan yang dirilis oleh ICC atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait perang Gaza. Pada tahun 2014 lalu, ICC menyatakan bahwa mereka memiliki dasar yang kuat untuk meyakini Netanyahu bertanggung jawab atas tuduhan-tuduhan itu.

Namun Trump telah menegaskan bahwa Netanyahu "tidak akan ditangkap" selama berada di AS. Netanyahu sendiri mengaku "tidak khawatir" dengan seruan penangkapan tersebut.

Seruan penangkapan disampaikan oleh para demonstran pro-Palestina yang beraksi di luar Gedung Putih. "Saya menuntut pemerintah Amerika Serikat mematuhi surat perintah ICC dan menangkap Netanyahu," ucap salah satu demonstran bernama Joey, seperti dilansir Reuters

Seorang demonstran lainnya mengatakan dirinya hadir untuk mendukung Palestina. "Hati kami tertuju pada setiap orang di Palestina. Kami mengirimkan cinta dan doa, serta melakukan segala upaya yang kami bisa di jalanan. Dan kami terus berdoa," ujarnya,

Lihat Video 'Kedatangan Netanyahu ke AS Disambut Aksi Protes':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait