Iran Bahas Selat Hormuz dengan Oman, AS Tak Diajak

Iran Bahas Selat Hormuz dengan Oman, AS Tak Diajak

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 27 Jul 2026 17:51 WIB
Selat Hormuz (Foto: dok. Reuters)
Selat Hormuz (Foto: dok. Reuters)
Jakarta -

Pemerintah Iran tengah melakukan pembicaraan dengan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz. Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Amerika Serikat tidak terlibat dalam pembicaraan itu.

"Pembicaraan ini tidak ada hubungannya dengan Amerika Serikat. Ini adalah masalah bilateral antara Iran dan Oman, dan pembicaraan tersebut masih berlangsung," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei dalam konferensi pers mingguan, dilansir kantor berita AFP dan Al Arabiya, Senin (27/7/2026). Dia menambahkan bahwa jalur perairan strategis tersebut "tetap ditutup."

Dia mengatakan bahwa wakil menteri luar negeri dari kedua negara mengadakan pembicaraan pada hari Jumat (24/7) dan Sabtu (25/7) lalu tentang "prinsip-prinsip umum dan mekanisme operasional" untuk memastikan jalur pelayaran yang aman melalui selat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu lintas melalui Hormuz, jalur pelayaran global yang vital, telah berada di bawah kendali Iran sejak pecahnya perang dengan Israel dan Amerika Serikat pada 28 Februari lalu.

Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam beberapa hari terakhir telah memaksa mundur beberapa kapal, termasuk enam kapal pada Senin (27/7) pagi, yang mencoba melintasi selat tersebut di luar rute yang ditetapkan oleh Iran.

Selat Hormuz tetap menjadi titik konflik utama antara Iran dan Amerika Serikat, dengan pertempuran kembali terjadi awal bulan ini setelah gencatan senjata, seiring kedua musuh tersebut bersaing untuk menguasai selat tersebut.

Iran bersikeras untuk mempertahankan kendali atas pengelolaan selat tersebut, termasuk pemungutan biaya layanan, sambil tetap melibatkan Oman yang juga berbatasan langsung dengan Selat Hormuz.

Pada hari Senin, Baghaei mengkritik Amerika Serikat. Dia mengatakan bahwa perilaku AS dalam beberapa tahun terakhir "menyerupai geng mafia yang tidak mematuhi aturan atau hukum apa pun."

"Selama perilaku seperti itu oleh Amerika Serikat berlanjut, kita tidak dapat berharap akan munculnya proses yang masuk akal," tambahnya.

Iran juga mengatakan bahwa saat ini mereka tidak terlibat dalam negosiasi dengan Amerika Serikat, meskipun pertempuran antara kedua pihak telah berhenti baru-baru ini.

"Saat ini, kami tidak terlibat dalam negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat," kata Baghaei dalam konferensi pers mingguan, membantah laporan bahwa Iran telah meminta pembicaraan.

Lihat Video 'Ukraina Ikut Campur Perang Iran Vs AS?':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait