Trump Bilang Iran Makin Serius dalam Pembicaraan dengan AS

Trump Bilang Iran Makin Serius dalam Pembicaraan dengan AS

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2026 14:08 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: via REUTERS/SAUL LOEB)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: via REUTERS/SAUL LOEB)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia belum memutuskan apakah akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran. Trump juga menyebut Teheran kini semakin "serius" dalam pembicaraan dengan Washington.

"Tidak, saya belum memutuskan," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval, Gedung Putih pada Jumat (24/7) waktu setempat ketika ditanya apakah ia telah membuat keputusan untuk melancarkan serangan besar-besaran ke Iran. Hal ini disampaikan menyusul laporan bahwa ia bertemu dengan para penasihatnya untuk membahas operasi skala besar ke Iran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kami sedang berbicara dengan mereka sekarang. Saya pikir mereka semakin serius seiring berjalannya waktu, mungkin karena alasan yang jelas," imbuh Trump, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (25/7/2026).

Sebelumnya, Trump dilaporkan sedang ancang-ancang untuk melancarkan serangan besar-besaran terbaru terhadap Iran. Skala operasi militer AS ke Iran ini disebut akan lebih besar dari serangan selama Operation Epic Fury.

Dilansir Middle East Monitor, Jumat (24/7/2026), Trump menyampaikan hal tersebut dalam wawancara terbaru dengan media AS Axios pada Kamis (23/7).

Dalam wawancara itu, Trump mengatakan dirinya hampir mengambil keputusan terkait kemungkinan serangan besar-besaran AS tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa belum ada keputusan final yang dibuat.

Dua pejabat AS, yang tidak disebut namanya, mengatakan secara terpisah kepada Axios, bahwa sejauh ini belum ada perintah militer baru yang diberikan.

"Saya sedang mempertimbangkan serangan besar-besaran. Lebih besar dari sebelumnya. Saya hampir mengambil keputusan. Kami sudah siap sepenuhnya untuk itu," kata Trump dalam wawancara dengan Axios tersebut.

Trump juga mengatakan bahwa Israel dapat bergabung dalam operasi terbaru AS itu "hampir seketika" jika diminta.

Namun demikian, Trump menegaskan bahwa AS tidak memerlukan bantuan dari negara lainnya untuk melancarkan operasi militer terbaru terhadap Iran.

Tonton juga video "Trump Klaim Lagi Bicara dengan Iran: Ini yang Paling Serius"

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait