Aksi tim aerobatik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menuai kritikan setelah salah satu jet tempur mereka terbang terlalu rendah di atas kerumunan orang yang bersantai di Florida. Namun, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memberikan pembelaannya.
Insiden yang terekam video yang beredar luas di internet itu, seperti dilansir Reuters dan ABC News, Jumat (24/7/2026), terjadi di area Pantai Pensacola, Florida pada Rabu (15/7) lalu.
Rekaman video tersebut menunjukkan sebuah jet tempur dari skuadron demonstrasi penerbangan Angkatan Laut AS, yang juga disebut "Blue Angels", terbang sangat rendah di atas kerumunan orang di pantai, bahkan sampai menerbangkan pasir dan barang-barang milik para pengunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Momen ini terjadi saat pertunjukan udara digelar untuk merayakan hari jadi ke-80 tahun skuadron tersebut, dan peringatan 250 tahun kemerdekaan AS.
Reaksi keras bernada kritikan muncul. Sejumlah pejabat AS, baik yang masih menjabat maupun yang sudah mantan, mengatakan kepada Reuters bahwa video insiden tersebut memicu kekhawatiran terkait keselamatan.
Manuver jet tempur yang tidak biasa itu disebut sebagai "gangguan di pantai", tapi tidak memicu sanksi apa pun.
Pihak Blue Angels, dalam pernyataannya pada Rabu (15/7), mengatakan mereka melakukan peninjauan keselamatan setelah rekaman video di media sosial menunjukkan jet tempur terbang sangat rendah di atas kerumunan orang di pantai.
"Saat melakukan manuver kedatangan, sebuah pesawat terbang lebih rendah dari profil standar, sehingga menimbulkan gangguan di pantai yang berdampak pada kursi dan payung milik warga sipil," kata Blue Angels dalam pernyataannya, menyebut situasi itu sebagai "lintasan ketinggian rendah".
Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Angkatan Laut AS, Hung Cao, dalam pengumuman pada Kamis (16/7) menyatakan bahwa "evaluasi pascapenerbangan" telah dirampungkan dan diputuskan tidak akan ada sanksi atau teguran yang diberikan.
"Evaluasi penerbangan telah selesai. Tidak ada teguran. Tidak ada pemecatan. Tidak ada masalah. Itulah suara kebebasan!" kata Cao dalam pernyataan via media sosial, yang menyertakan klip singkat saat jet tempur itu melesat di atas pantai.
Menhan AS Bela Aksi Pilot Jet Tempur yang Terbang Rendah
Hegseth, dalam pernyataannya, mendukung aksi tim aerobatik Angkatan Laut AS tersebut.
"Aksi terbang lintas (flyover) akan terus dilakukan sampai moral membaik," tulis Hegseth dalam pernyataan via media sosial X pada Kamis (16/7).
Namun kritikan terhadap sikap pemerintah AS itu dilontarkan oleh anggota DPR dari Partai Demokrat, Seth Moulton.
"Aturan keselamatan penerbangan ditulis dengan darah. Mengagung-agungkan dan membenarkan perilaku nekat seperti ini hanya akan memicu kejadian serupa yang lebih sering, hingga kita sampai pada titik di mana tragedi mengerikan terjadi akibat retorika yang lancang dan ceroboh semacam ini," kritiknya.
Tonton juga video "Detik-detik Dua Pesawat Jet AS Tabrakan di Udara"










































