Dua orang ditikam di siang hari bolong di wilayah Kota New York (New York City, Amerika Serikat (AS), pada Kamis (23/7) waktu setempat. Kedua korban penikaman diidentifikasi sebagai seorang pria Yahudi dan seorang pria keturunan Asia.
Insiden penikaman ini, seperti dilansir CNN, Jumat (24/7/2026), terjadi di area Upper West Side, Manhattan. Pelaku penikaman telah ditangkap, dengan Kepolisian Kota New York (NYPD) sedang menyelidiki aksi penyerangan ini sebagai dugaan kejahatan kebencian.
Kedua korban penikaman, yang berjenis kelamin laki-laki, mengalami luka-luka akibat serangan tersebut dan dilarikan ke Rumah Sakit Mount Sinai Morningside. Menurut keterangan NYPD, kedua korban yang berusia 50 tahun dan 57 tahun itu mengalami luka tusuk di sekujur tubuh mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya dalam kondisi stabil dan diperkirakan akan selamat.
Motif penikaman tersebut belum diketahui secara jelas.
Menurut dua sumber penegak hukum setempat, serangan itu terjadi tanpa adanya provokasi.
Komisioner Kepolisian New York, Jessica Tisch, mengatakan bahwa penyelidikan awal mengindikasikan bahwa masalah kesehatan mental mungkin menjadi faktor di balik penyerangan ini.
Tersangka dalam penikaman ini diidentifikasi sebagai Raul Morales, yang berusia 51 tahun. Dia telah diamankan sementara penyelidikan untuk mencari tahu motif pelaku masih berlangsung.
"Saat ini tidak ditemukan adanya hubungan antara Morales dan kedua korbannya, maupun hubungan antara kedua korban satu sama lain," ujar Tisch dalam pernyataannya.
Pihak kepolisian disebut menerima panggilan darurat 911 tak lama setelah pukul 13.30 waktu setempat, pada Kamis (23/7) waktu setempat. Di lokasi kejadian, polisi menemukan korban pertama mengalami luka tikam di bagian punggung, namun dia dalam keadaan sadarkan diri dan mampu merespons.
Korban kedua ditikam di bagian dada.
Aksi penikaman itu terjadi di dua lokasi berbeda, dengan satu serangan terjadi di persimpangan West 84th Street dan Central Park West, kemudian serangan lainnya terjadi di dekat persimpangan West 86th Street dan Central Park West.
Wali Kota New York Zohran Mamdani, dalam tanggapannya, menyebut insiden itu sebagai "penikaman mengerikan" dan mengatakan bahwa kepolisian sedang menyelidiki motifnya.
"Serangan yang dipenuhi kebencian dan keji ini tidak memiliki tempat di kota kita," tegas Mamdani dalam pernyataan via media sosial X.
Lihat juga Video 'Penikaman Massal di Inggris, Sempat Dikira Prank Halloween':










































