Dubai Tawarkan Diskon ke Warga yang Datangkan Turis

Dubai Tawarkan Diskon ke Warga yang Datangkan Turis

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 22 Jul 2026 17:08 WIB
Situasi distrik Marina di Dubai, Uni Emirat Arab (AFP)
Situasi distrik Marina di Dubai, Uni Emirat Arab (AFP)
Dubai -

Otoritas Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) menawarkan diskon dan penawaran khusus senilai 3.000 Dirham, atau setara Rp 14,6 juta, kepada penduduknya yang mengajak teman dan keluarga untuk berkunjung ke kota tersebut.

Tawaran semacam ini disampaikan saat perang Timur Tengah yang berkecamuk selama berbulan-bulan memukul sektor pariwisata UEA.

Tawaran yang merupakan bagian dari program bernama "A Dubai Invite" ini, seperti dilansir AFP, Rabu (22/7/2026), disampaikan oleh kantor media Emirat Dubai dalam pengumuman via media sosial X pada Rabu (22/7) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Departemen Ekonomi dan Pariwisata Dubai meluncurkan 'A Dubai Invite', yang mengajak para penduduk untuk menjadi duta kota dengan menyambut orang-orang terkasih mereka di Dubai," demikian pengumuman kantor media Dubai dalam postingan media sosial X.

Disebutkan bahwa program ini akan berlangsung hingga akhir Oktober mendatang.

Musim panas biasanya menjadi masa-masa sepi untuk kunjungan wisatawan di UEA, negara yang sebagian besar wilayahnya berupa gurun dengan suhu yang bisa mencapai 50 derajat Celsius.

Situs web pemerintah Dubai menyatakan penduduk yang ingin mengundang teman dan keluarga untuk berkunjung antara 20 Juli hingga 31 Oktober dapat "memperoleh manfaat senilai lebih dari 3.000 Dirham (Rp 14,6 juta), termasuk akomodasi hotel, makan malam, tiket tempat wisata, dan lebih banyak lagi".

Penduduk Dubai juga dapat mendaftarkan nama orang-orang yang ingin mereka undang untuk berkunjung ke kota itu, melalui situs web pemerintah agar bisa menikmati berbagai manfaat tersebut.

Dengan jumlah wisatawan tahunan mencapai 19,5 juta orang, Dubai merupakan salah satu destinasi utama di kawasan ini dan sejak lama dikenal sebagai "tempat bermain" bagi kalangan kaya dan ternama dunia.

Meskipun sejauh ini UEA tidak terkena dampak langsung dari eskalasi terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, perang yang meletus pada akhir Februari lalu telah merusak citra kawasan Teluk sebagai kawasan yang stabil.

UEA juga menanggung dampak terberat dari serangan rudal dan drone Iran, yang menghantam sejumlah hotel, termasuk yang berada di kawasan Palm, serta resor ikonik Burj Al Arab, dan membuat para wisatawan melarikan diri di tengah puncak musim liburan musim dingin.

Sejak gencatan senjata yang rapuh mulai berlaku pada awal April, jumlah wisatawan yang datang memang mulai meningkat perlahan. Namun pihak industri pariwisata mengungkapkan kepada AFP bahwa hotel-hotel sebagian besar masih mengandalkan tamu lokal.

Simak juga Video 'Gak Takut, Turis Main ke Gedung Putih Sehari Setelah Insiden Penembakan':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait