AS Menyerang Lagi, Iran Balas Gempur Kuwait-Yordania

AS Menyerang Lagi, Iran Balas Gempur Kuwait-Yordania

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2026 10:32 WIB
Jet tempur AS lepas landas dari kapal induk USS Abraham Lincoln saat perang melawan Iran berkecamuk (dok. via REUTERS/US Navy)
Jet tempur AS lepas landas dari kapal induk USS Abraham Lincoln saat perang melawan Iran berkecamuk (dok. via REUTERS/US Navy)
Washington DC -

Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan terhadap target-target Iran pada Jumat (17/7) malam, yang merupakan malam ketujuh berturut-turut saat perang kembali memanas. Militer Iran kemudian melancarkan serangan pembalasan terhadap target-target militer AS di wilayah Kuwait dan Yordania.

Komando Pusat AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, seperti dilansir AFP, Sabtu (18/7/2026), mengatakan bahwa serangan terbarunya dimaksudkan untuk melemahkan kemampuan militer Iran.

"Komando Pusat AS (CENTCOM) menghantam lokasi pengintaian, infrastruktur logistik militer, fasilitas penyimpanan senjata bawah tanah, dan kemampuan maritim," demikian pernyataan CENTCOM yang disampaikan via media sosial X.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasukan AS mengerahkan pesawat tempur, drone, dan kapal-kapal perang, di samping aset-aset lainnya," imbuh pernyataan tersebut.

"CENTCOM terus meminta pertanggungjawaban Iran sesuai arahan Panglima Tertinggi, sembari menegakkan blokade laut secara penuh terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran," tegas CENTCOM dalam pernyataannya.

Militer Iran, dalam pernyataan yang dilaporkan media pemerintah Teheran pada Sabtu (18/7), mengumumkan bahwa pasukannya telah menyerang target-target militer AS di Kuwait dan Yordania sebagai respons atas serangan terbaru Amerika.

Di Kuwait, pasukan Iran menargetkan sebuah gudang amunisi di kamp militer Al-Adiri, kemudian bangunan markas dan depot amunisi di Pangkalan Ali Al-Salem, dan beberapa fasilitas komunikasi di kompleks militer yang menampung pasukan AS tersebut.

Sedangkan di Yordania, menurut laporan media pemerintah Iran, pasukan Teheran menargetkan sebuah tangki bahan bakar di pangkalan Al-Azraq.

Militer Kuwait, dalam pernyataan via media sosial X pada Sabtu (18/7), melaporkan bahwa rentetan suara ledakan yang mungkin terdengar di negara itu merupakan imbas "sistem pertahanan udara yang mencegat target-target bermusuhan". Tidak disebutkan soal sumber serangan udara yang dicegat tersebut.

Sementara itu, sirene peringatan serangan udara sempat diaktifkan di wilayah Bahrain, yang menjadi lokasi pangkalan angkatan laut utama AS.

Tonton juga video "AS Targetkan Pusat Komando & Pelabuhan Iran"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Berita Terkait