Trump Tarik Pasukan AS dari Irak Akhir September

Trump Tarik Pasukan AS dari Irak Akhir September

Zunita Putri - detikNews
Rabu, 15 Jul 2026 08:59 WIB
FILE PHOTO: People walk near farmland by the Zubair oil field as gas flares rise in the distance, in Zubair Mishrif, Basra, Iraq, amid regional tensions following the recent disruption to shipping in the Strait of Hormuz and the U.S.-Israeli conflict
Foto ilustrasi Irak: REUTERS/Essam Al-Sudani
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menarik pasukan militernya dari Irak. Militer AS dikabarkan bakal meninggalkan negara tersebut pada akhir September mendatang.

"Kami rasa kami tidak lagi membutuhkan militer di sana," ujar Trump saat bertemu Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi di Washington DC, dilansir Al Jazeera, Rabu (15/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Al-Zaidi mengatakan bahwa "pasukan AS akan meninggalkan Irak" pada 30 September, "sementara perusahaan-perusahaan AS akan tetap berada di Irak".

Untuk diketahui, militer AS telah berada di Irak selama 23 tahun sejak invasi dimulai pada tahun 2003 silam. Kala itu, AS memimpin koalisi untuk menggulingkan mantan Presiden Irak Saddam Hussein.

Pentagon menyatakan bahwa mereka menegaskan kembali perjanjian tahun 2024 dengan Irak untuk mengakhiri misi militer melawan ISIL (ISIS). Sebagai informasi, sekitar 2.500 tentara AS tercatat masih bertugas di Irak pada saat perjanjian tersebut disepakati.

Tonton juga video "Ditanya Sampai Kapan Serang Iran, Trump: Lanjut Hingga Kubilang Cukup"

(zap/isa)


Berita Terkait