Sebuah speedboat yang membawa para turis India, terbalik di lepas pantai pulau Phu Quoc di Vietnam selatan pada hari Sabtu (11/7). Insiden ini menewaskan sedikitnya 15 orang, menurut laporan media pemerintah.
Speedboat tersebut membawa 36 orang ketika terbalik sekitar 400 meter (440 yard) dari pulau kecil, May Rut Ngoai, menurut situs web pemerintah Vietnam, VnExpress.
Beberapa kapal wisata dan penjaga pantai berpartisipasi dalam upaya penyelamatan. Beberapa orang berhasil diselamatkan dari air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surat kabar Tuoi Tre yang mengutip polisi setempat, melaporkan bahwa 21 orang telah dibawa ke rumah sakit untuk perawatan darurat, dua di antaranya dalam kondisi kritis.
Keseluruhan 15 korban tewas adalah warga negara India, menurut Tuoi Tre.
Kedutaan Besar India di Vietnam mengkonfirmasi bahwa kapal yang terbalik tersebut membawa "beberapa turis India", tetapi mengatakan bahwa "rincian pasti insiden tersebut sedang dipastikan".
Nguyen Tien Hai, seorang pejabat provinsi dari Partai Komunis yang berkuasa, mengatakan pihak berwenang masih memastikan jumlah pasti korban selamat.
Hai mengatakan penilaian awal menunjukkan bahwa kapal cepat tersebut mungkin terbalik karena angin kencang dan gelombang tinggi.
Terletak tepat di selatan pulau terbesar Vietnam, Phu Quoc, May Rut Ngoai dikenal karena perairan birunya yang jernih, pantai berpasir putih, dan terumbu karang yang mudah diakses untuk menyelam.
Para pengunjung sering mengakses pulau kecil ini dengan kapal cepat dari pulau utama.
Phu Quoc telah mengalami peningkatan pariwisata yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan lebih dari 1,8 juta warga asing mengunjungi pulau itu tahun lalu.
Kecelakaan perahu adalah kejadian yang sering terjadi di Vietnam, di mana cuaca ekstrem, banjir dan perawatan yang tidak memadai telah menyebabkan tragedi yang sering terjadi.
Sebelumnya pada Juli tahun lalu, 39 orang tewas ketika sebuah kapal wisata yang mengangkut keluarga-keluarga di sekitar Teluk Ha Long yang terkenal di Vietnam utara, terbalik setelah diterjang badai.











































