Boeing 737 Hilang Kontak, Diduga Jatuh ke Laut

Boeing 737 Hilang Kontak, Diduga Jatuh ke Laut

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 08 Jul 2026 14:23 WIB
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/Remus Kotsell)
Ilustrasi (dok. Getty Images/iStockphoto/Remus Kotsell)
Karachi -

Sebuah pesawat kargo jenis Boeing 737 yang hilang kontak di lepas pantai Pakistan, diduga jatuh ke laut usai melaporkan masalah pada sistem navigasi ketika mengudara ke Karachi. Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat itu mengalami rentetan perubahan ketinggian tidak wajar, lalu menukik tajam.

Boeing 737 yang dioperasikan oleh maskapai kargo K2 Airways tersebut, dilaporkan berusia 27 tahun dan merupakan pesawat angkut barang hasil modifikasi. Otoritas penerbangan Pakistan sebelumnya melaporkan bahwa pesawat itu membawa lima awak ketika hilang kontak pada Selasa (7/7) malam.

Menurut layanan pelacakan penerbangan Flightradar24, seperti dilansir The Guardian, Rabu (8/7/2026), data penerbangan awal mengindikasikan bahwa pesawat yang mengudara dari Sharjah di Uni Emirat Arab itu kemungkinan jatuh ke lautan di sebelah barat daya Karachi, setelah mengalami serangkaian perubahan ketinggian yang tajam, yang disusul oleh penurunan ketinggian yang curam di tahap akhir penerbangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas Pakistan telah meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan terkoordinasi di laut, yang melibatkan berbagai instansi untuk mencari pesawat yang hilang tersebut.

Penyebab insiden ini belum diketahui secara jelas.

Namun keterangan otoritas bandara Pakistan menyebutkan bahwa pesawat kargo itu melaporkan adanya masalah pada sistem navigasi pada Selasa (7/7) malam, sekitar pukul 21.18 waktu setempat, ketika sedang mengudara ke Karachi.

Operator lalu lintas udara (ATC) kemudian berupaya memandu pesawat tersebut, namun sekitar tiga menit kemudian, atau pada pukul 21.21 waktu setempat, sistem radar menunjukkan pesawat mengalami penurunan ketinggian dengan cepat dan mengubah arah secara tajam, lalu komunikasi terputus.

Tercatat bahwa pesawat berada di lokasi berjarak sekitar 287 kilometer di sebelah barat Karachi saat hilang kontak. Laporan Gulf News menyebutkan bahwa pesawat kargo tersebut hilang kontak di atas Laut Arab, sebelah barat Karachi.

Data pelacakan Flightradar24 menunjukkan bahwa pesawat sempat mengalami penurunan ketinggian drastis sekitar 5.000 kaki (1.524 meter) dalam waktu kurang dari satu menit, lalu naik kembali setinggi 6.000 kaki (1.828 meter) dalam 30 detik, sebelum akhirnya menukik tajam dari ketinggian 36.550 kaki (11.140 meter).

Titik data terakhir yang tercatat menunjukkan posisi pesawat pada ketinggian 1.100 kaki (335 meter) di atas permukaan laut, dengan kecepatan penurunan vertikal minus 22.400 kaki (6.827 meter) per menit -- sekitar 400 kilometer per jam -- yang merupakan laju penurunan ketinggian yang sangat curam dan tidak wajar.

Flightradar24 menyatakan bahwa data pelacakan yang tersedia mengindikasikan "kemungkinan kecelakaan". sembari mencatat bahwa pesawat mengalami gangguan Global Navigation Satellite System (GNSS) tak lama setelah lepas landas dari Sharjah yang mempengaruhi akurasi pelacakan.

Pesawat Boeing 737 yang hilang itu, menurut catatan penerbangan, dirakit tahun 1999 dan sebelumnya dioperasikan sebagai pesawat penumpang, sebelum dimodifikasi menjadi pesawat kargo pada tahun 2012.

Saksikan Live DetikSore:

Lihat juga Video: Permintaan Maaf CEO Boeing atas Insiden Lion Air-Ethiopian Airlines

Halaman 3 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait