Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina, 9 Orang Tewas-Puluhan Luka

Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina, 9 Orang Tewas-Puluhan Luka

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 06 Jul 2026 12:28 WIB
Ledakan mengguncang saat serangan rudal dan drone Rusia menghujani Kyiv, ibu kota Ukraina,, pada Senin (6/7) dini hari (REUTERS/Vladyslav Sodel)
Ledakan mengguncang saat serangan rudal dan drone Rusia menghujani Kyiv, ibu kota Ukraina,, pada Senin (6/7) dini hari (REUTERS/Vladyslav Sodel)
Kyiv -

Rusia melancarkan serangan besar-besaran melibatkan rudal dan drone ke wilayah Kyiv, ibu kota Ukraina, pada Senin (6/7) dini hari. Sedikitnya sembilan orang tewas dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

Kepala administrasi militer kota Kyiv, Tymur Tkachenko, seperti dilansir Reuters dan Anadolu Agency, Senin (6/7/2026), melaporkan bahwa sedikitnya sembilan orang tewas akibat serangan-serangan terbaru Rusia.

Jumlah korban tewas itu, ujar Tkachenko, mencakup dua jenazah yang dievakuasi dari sebuah gedung apartemen yang rusak parah di kawasan bersejarah Podilskyi. Sedikitnya empat bangunan tempat tinggal di Podilskyi telah dihantam serangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga menyebut bahwa sekitar 24 orang lainnya mengalami luka-luka di berbagai area Kyiv, di mana serangan-serangan Moskow menyebabkan kerusakan luas.

Dalam pernyataan via Telegram, Tkachenko mengingatkan bahwa jumlah korban tewas itu belum final, karena operasi penyelamatan masih berlangsung.

Gubernur wilayah Kyiv, Mykola Kalashnyk, melontarkan kecaman terhadap Rusia menyusul gelombang serangan terbaru itu. "Rusia sekali lagi dengan sengaja menyerang warga sipil dan infrastruktur sipil," sebutnya.

Sedangkan Wali Kota Kyiv, Vitali Klitschko, melaporkan bahwa tim penyelamat mengevakuasi warga dari bangunan-bangunan yang hancur akibat rentetan serangan Rusia.

Salah satunya dari sebuah gedung apartemen 25 lantai di distrik Darnytskyi, di mana para penghuninya terjebak di lantai atas. Tim penyelamat, sebut Klitschko, telah mengevakuasi 22 orang dari gedung apartemen tersebut. Namun sayangnya, dua orang lainnya dinyatakan tewas di area tersebut.

Dia menambahkan bahwa serangan terpisah memicu kebakaran di lantai-lantai atas sebuah gedung permukiman 30 lantai yang ada di distrik yang sama.

Sementara di distrik Podilskyi, menurut Klitschko, puing-puing imbas serangan udara memicu kerusakan sebagian pada sebuah gedung apartemen 21 lantai.

"Dari sebuah bangunan di distrik Podilskyi, lokasi sebagian bangunan runtuh, para petugas penyelamat mengevakuasi 15 orang. Tiga wanita dan enam anak-anak diturunkan dari lantai atas," kata Klitschko dalam pernyataan via Telegram.

Klitschko menambahkan bahwa kebakaran memicu kerusakan pada sebuah gudang dan bangunan non-permukiman di distrik Obolonskyi.

Sejumlah saksi mata Reuters melaporkan rentetan ledakan terdengar di dalam dan sekitar ibu kota Ukraina, serta melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Kyiv sedang beroperasi melumpuhkan drone-drone Rusia.

Lihat juga Video: Rusia Gempur Kyiv Malam-malam, 7 Orang Tewas

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini