Trump Rayakan Kartu Merah Pemain AS Dibatalkan

Trump Rayakan Kartu Merah Pemain AS Dibatalkan

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Senin, 06 Jul 2026 05:33 WIB
Soccer Football - FIFA Club World Cup - Final - Chelsea v Paris St Germain - MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 13, 2025 U.S. President Donald Trump and FIFA president Gianni Infantino during the trophy presentation ceremony IM
Foto: Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) dan Donald Trump (kanan) (IMAGN IMAGES via Reuters/VINCENT CARCHIETTA)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang gembira lantaran striker bintang negaranya, Folarin Balogun, diizinkan untuk lanjut bermain di Piala Dunia 2026 meskipun dapat kartu merah. Keputusan itu diambil FIFA setelah Trump menghubungi secara pribadi Presiden FIFA Gianni Infantino untuk meninjau ulang kartu merah terhadap Balogun.

Dilansir AFP, Senin (6/7/2026), keputusan FIFA tersebut memicu perselisihan sengit lantaran telah mengguncang turnamen tersebut. Sebagai informasi, Balogun seharusnya absen dalam pertandingan babak 16 besar melawan Belgia pada hari Senin ini setelah menerima kartu merah langsung karena menginjak kaki bek Bosnia dalam pertandingan babak 32 besar yang dimenangkan AS 2-0.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan aturan FIFA, kartu merah langsung secara otomatis memicu larangan satu pertandingan. Larangan itu juga tidak dapat diajukan banding oleh tim pemain.

Namun, badan pengatur sepak bola dunia FIFA mengatakan pada hari Minggu bahwa larangan tersebut sekarang akan ditangguhkan selama satu tahun. Keputusan mengejutkan itu diambil tanpa penjelasan khusus.

Sebuah sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada AFP bahwa Trump secara pribadi menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino pekan lalu meminta dia untuk meninjau hukuman Balogun. Trump pun bersyukur FIFA mengambil keputusan yang tepat.

"Terima kasih kepada FIFA karena telah melakukan hal yang benar, dan membalikkan ketidakadilan besar!" tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Keputusan FIFA langsung dikecam oleh para pejabat sepak bola Belgia, yang mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka "terkejut" dengan langkah yang "bertentangan langsung" dengan aturan FIFA sendiri.

Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia sedang "menyelidiki semua opsi potensial" untuk "menjaga hak-hak sah semua tim yang berpartisipasi dan untuk melindungi prinsip-prinsip dasar permainan yang adil dalam olahraga kami," katanya.

"Saya tidak tahu bahwa di Piala Dunia FIFA, tanggal 5 Juli sekarang menjadi tanggal 1 April, dan itu adalah Hari April Mop," tambah pelatih Belgia Rudi Garcia, dalam konferensi pers.

Keputusan untuk menangguhkan larangan tersebut diambil oleh komite disiplin FIFA.

Hal itu terjadi setelah Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio secara terbuka menyerukan agar kartu tersebut dicabut.

Simak Video 'Trump Telepon FIFA Minta Kartu Merah Balogun Ditinjau':

Halaman 2 dari 2
(maa/maa)


Berita Terkait