Warga Iran Tetap Ramai Hadiri Pemakaman Khamenei Saat Cuaca Super Panas

Warga Iran Tetap Ramai Hadiri Pemakaman Khamenei Saat Cuaca Super Panas

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 05 Jul 2026 08:51 WIB
Lautan pelayat memadati Masjid Agung Imam Khomeini dan Mosalla Agung Imam Khomeini, Teheran, Iran, Sabtu (4/7/2026), untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei. Suasana duka begitu terasa ketika ribuan warga memanjatkan doa,
Foto: Lautan pelayat memadati Masjid Agung Imam Khomeini dan Mosalla Agung Imam Khomeini, Teheran, Iran, Sabtu (4/7/2026) (REUTERS)
Teheran -

Iran melanjutkan prosesi pemakaman untuk mendiang pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Banyak warga yang hadir untuk memberi penghormatan terakhir kepada Khamenei meskipun cuaca sangat panas.

Sebagaimana diketahui, Khamenei tewas di usia 86 tahun bersama sejumlah anggota keluarganya dalam serangan rudal Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari yang menghantam kompleks kediaman sekaligus kantornya di pusat Teheran.

Dilansir Al-Jazeera, prosesi pemakaman sang tokoh Republik Islam itu baru dimulai pada Sabtu (4/7/2026) pagi waktu setempat. Kini, prosesi pemakaman telah memasuki hari kedua, Minggu (5/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak warga yang hadir untuk melihat jenazahnya di Aula Besar Mosalla Teheran. Warga tetap berbondong-bondong datang meskipun cuaca sangat panas. Suhu di Teheran diperkirakan bisa mencapai 40 derajat celcius.

Penyelenggara memasang alat penyemprot air di aula. Selain itu, para sukarelawan membagikan minuman dingin kepada para pelayat.

Prosesi Pemakaman Berlangsung 6 Hari

Sebelumnya diberitakan bahwa prosesi pemakaman akan berlangsung selama enam hari. Demikian laporan televisi pemerintah Iran pada hari Sabtu (4/7) pagi, dengan prosesi yang akan berlanjut di Irak sebelum pemakamannya.

Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (4/7), ribuan pelayat yang membawa spanduk merah, simbol yang terkait dengan seruan balas dendam, berkumpul di halaman Grand Mosalla di Teheran, ibu kota Iran.

Ratusan orang telah berkumpul di luar tempat tersebut, beberapa menangis, sementara yang lain duduk dengan sabar di trotoar.

Dinding kompleks Grand Mosalla dipenuhi dengan potret besar Khamenei, bendera hitam sebagai tanda berkabung, dan bendera merah yang melambangkan kemartiran dan pembalasan.

Operasi keamanan besar-besaran telah dikerahkan di sekitar lokasi, dengan personel bersenjata dalam keadaan siaga tinggi.

Pemeriksaan keamanan ketat diperlukan untuk mendekati lokasi pemakaman, dan tidak ada kendaraan yang diizinkan berada dalam radius lebih dari satu kilometer.

Lihat juga Video: Tangis Warga Iran Hadiri Upacara Penghormatan Terakhir Ali Khamenei

(rdp/haf)


Berita Terkait