Trump Klaim Iran Setujui 'Hampir Semua Hal' dalam Perundingan

Trump Klaim Iran Setujui 'Hampir Semua Hal' dalam Perundingan

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 03 Jul 2026 10:43 WIB
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Daniel Heuer)
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Daniel Heuer)
Washington DC -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa negosiasi dengan Iran sedang mengalami kemajuan. Trump mengklaim bahwa Teheran telah menyetujui hampir semua tuntutan utama Washington dalam perundingan.

Klaim tersebut, seperti dilansir Anadolu Agency dan TRT World, Jumat (3/7/2026), disampaikan Trump dalam wawancara terbaru dengan media AS, CNBC, pada Kamis (2/7) waktu setempat.

"Kita sedang bernegosiasi... Saya rasa mereka telah menyetujui hampir semua hal yang kita butuhkan," kata Trump dalam wawancara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum ada tanggapan langsung dari Iran terhadap klaim terbaru Trump ini.

Dalam wawancara dengan CNBC tersebut, Trump menegaskan kembali bahwa AS tidak mengupayakan pergantian rezim di Iran. Dia mengatakan bahwa tujuan Washington tetaplah mencegah Teheran memiliki senjata nuklir.

"Kita tidak mengupayakan pergantian rezim. Saya menginginkan sesuatu yang sangat sederhana: mereka (Iran-red) tidak boleh memiliki senjata nuklir," tegasnya.

Dalam wawancara tersebut, Trump juga kembali membela tindakan militer AS terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa Teheran telah "dikalahkan sepenuhnya secara militer".

"Saya telah mengalahkan mereka secara militer. Mereka kalah total secara militer. Mereka masih memiliki beberapa rudal tersisa, kita bisa saja memusnahkannya juga, dan saya telah menyerang mereka dengan sangat keras sebanyak tiga kali pekan lalu, karena mereka mengirimkan drone ke sebuah kapal," ucap Trump.

Negosiasi lanjutan antara AS dan Iran berlangsung beberapa waktu terakhir, dengan dimediasi oleh Pakistan dan Qatar. Negosiasi lanjutan ini bertujuan mengakhiri perang secara permanen di Timur Tengah.

Pada Kamis (2/7) waktu setempat, mediator Pakistan dan Qatar mengumumkan bahwa putaran selanjutnya untuk negosiasi AS-Iran akan digelar "sesegera mungkin", setelah Teheran menuntaskan seremoni pemakaman mantan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei.

Seremoni pemakaman Khamenei, yang tewas dalam serangan awal AS-Israel pada 28 Februari, dijadwalkan digelar secara besar-besaran di Iran, mulai tanggal 4 Juli hingga 9 Juli mendatang.

Simak juga Video 'Trump Klaim Perundingan Nuklir dengan Iran Berjalan Baik':

Halaman 2 dari 2
(nvc/dhn)


Berita Terkait