Negosiasi Iran-AS di Qatar Selesai, Apa Hasilnya?

Negosiasi Iran-AS di Qatar Selesai, Apa Hasilnya?

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 02 Jul 2026 12:58 WIB
Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat (CARLOS BARRIA/POOL/AFP via Getty Images)
Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat (CARLOS BARRIA/POOL/AFP via Getty Images)
Jakarta -

Negosiator Amerika Serikat dan Iran telah mencapai "kemajuan positif" selama pembicaraan tidak langsung di Doha, Qatar. Putaran selanjutnya diperkirakan akan berlangsung setelah pemakaman mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari mengaitkan "kemajuan" tersebut dengan hasil pembicaraan yang diadakan bulan lalu di Swiss tentang cara implementasi Nota Kesepahaman (MoU).

"Para mediator Qatar & Pakistan menyelesaikan pertemuan terpisah dengan para negosiator AS & Iran di Doha hari ini, dengan kemajuan positif yang dicapai pada isu-isu terkait Nota Kesepahaman Islamabad, berdasarkan hasil KTT Danau Lucerne," kata Ansari, dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Para pihak sepakat untuk melanjutkan pembicaraan selama periode mendatang, dengan pertemuan selanjutnya dijadwalkan sesegera mungkin setelah prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran," imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi mengatakan pertemuan Doha berfokus pada implementasi memorandum, termasuk pelanggaran AS terhadap kesepahaman tersebut.

Ia menyebutkan pelanggaran tersebut sebagai pelanggaran terhadap komitmen berdasarkan Klausul 1 memorandum mengenai penghentian perang di Lebanon, laporan tentang upaya AS untuk memperkuat peralatan dan pasukan di kawasan tersebut, dan beberapa pernyataan yang mengancam dan bersifat ikut campur oleh para pejabat Amerika.

MoU Iran dan AS tersebut ditandatangani secara elektronik pada 18 Juni oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump, dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif bertindak sebagai mediator.

Tonton juga video "Trump Klaim AS-Iran Bertemu di Doha, Teheran Membantah!"

(ita/ita)


Berita Terkait