1 Warga Italia-2 Warga Spanyol Tewas dalam Gempa Venezuela

1 Warga Italia-2 Warga Spanyol Tewas dalam Gempa Venezuela

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 26 Jun 2026 15:56 WIB
Upaya pencarian dan penyelamatan korban gempa dahsyat di Venezuela (REUTERS/Gaby Oraa)
Upaya pencarian dan penyelamatan korban gempa dahsyat di Venezuela (REUTERS/Gaby Oraa)
Roma -

Italia dan Spanyol melaporkan bahwa warga negara mereka tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela secara berurutan pada Rabu (24/6). Otoritas Roma menyebut satu warganya tewas, sedangkan otoritas Madrid mengumumkan dua warganya dikonfirmasi tewas.

Kementerian Luar Negeri Italia, seperti dilansir AFP, Jumat (26/6/2026), mengonfirmasi bahwa satu warganya yang berjenis kelamin laki-laki meninggal dunia di negara bagian La Guaira, salah satu wilayah terdampak paling parah akibat gempa Venezuela.

Nama warga Italia yang tewas itu tidak diungkap ke publik. Hanya disebutkan bahwa pria itu memiliki status kewarganegaraan ganda Italia-Venezuela dan lahir di Caracas pada tahun 1970.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kementerian Luar Negeri telah menerima konfirmasi mengenai kematian seorang warga negara dengan kewarganegaraan ganda Italia-Venezuela," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Italia, sembari menyebut bahwa pria itu memiliki keluarga yang tinggal di Italia.

Otoritas Roma memperkirakan terdapat sekitar 170.000 pemegang paspor Italia yang kini berada di wilayah Venezuela.

Kementerian Luar Negeri Spanyol, dalam pernyataan terpisah, mengonfirmasi dua warganya tewas akibat gempa yang mengguncang Venezuela. Disebutkan juga bahwa puluhan warga Spanyol lainnya belum diketahui keberadaannya di Venezuela usai gempa mengguncang.

"Kami sangat berduka atas meninggalnya dua warga negara Spanyol, telah dikonfirmasi oleh keluarga mereka, dan kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Spanyol.

"Jumlah warga negara Spanyol yang saat ini belum diketahui keberadaannya mencapai 80 orang," imbuh pernyataan tersebut.

Dua gempa bumi dahsyat secara berurutan, berkekuatan Magnitudo 7,2 dan Magnitudo 7,5 mengguncang wilayah Venezuela, tepatnya di area dekat pesisir Karibia, pada Rabu (24/6) waktu setempat.

Dua gempa, yang oleh Survei Geologi Amerika Serikat (AS) atau USGS disebut sebagai fenomena gempa bumi "doublet" atau gempa kembar ini, menyebabkan banyak bangunan runtuh, merusak bandara utama Venezuela, dan memicu kekhawatiran akan jatuhnya banyak korban jiwa.

Otoritas Caracas sejauh ini mengumumkan sedikitnya 235 orang tewas, dengan lebih dari 1.500 orang lainnya mengalami luka-luka. Sedikitnya 200 orang lainnya dilaporkan masih terjebak reruntuhan bangunan yang ambruk.

Tonton juga video "Sejarah Ungkap Kenapa Venezuela Bisa Dihantam Gempa Kembar"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Berita Terkait