Menlu Iran Teleponan dengan Pejabat Hamas, Bahas Apa?

Menlu Iran Teleponan dengan Pejabat Hamas, Bahas Apa?

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 24 Jun 2026 15:59 WIB
Menlu Iran Abbas Araqchi (REUTERS/Mohamed Azakir/File photo Purchase Licensing Rights)
Menlu Iran Abbas Araqchi (REUTERS/Mohamed Azakir/File photo Purchase Licensing Rights)
Jakarta -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi berbicara dengan seorang pejabat senior dari kelompok milisi Palestina, Hamas mengenai negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat.

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Menlu Iran tersebut membahas "perkembangan terbaru" di kawasan itu dengan Basem Naeem, anggota biro politik Hamas.

Dilansir kantor berita AFP, Rabu (24/6/2026), percakapan via telepon pada hari Rabu (24/6) tersebut, dilakukan menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pekan lalu antara Iran dan Amerika Serikat, yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah secara permanen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teks MoU tersebut tidak menyebutkan Gaza, tetapi menetapkan "penghentian segera dan permanen operasi militer di semua lini, termasuk di Lebanon".

Hamas menyambut baik kesepakatan tersebut. Hamas pun menyatakan harapan bahwa kesepakatan itu juga akan membantu mengakhiri kekerasan di Jalur Gaza, yang telah hancur akibat perang dengan Israel selama lebih dari dua tahun.

Diketahui bahwa Iran merupakan pendukung setia perjuangan Palestina, menjadikannya landasan kebijakan luar negerinya sejak Revolusi Islam 1979.

Selama percakapan telepon tersebut, Araghchi "menegaskan kembali dukungan berkelanjutan Republik Islam untuk Palestina dan perjuangan mereka yang adil, hingga hak-hak nasional mereka yang sah sepenuhnya terwujud". Demikian menurut transkrip yang dilaporkan oleh televisi Iran.

Pada hari Selasa (23/6) waktu setempat, Araghchi mendampingi Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam kunjungan ke negara tetangga Pakistan, yang telah bertindak sebagai mediator dalam pembicaraan damai antara Teheran dan Washington.

Tonton juga video "Hasil Mediasi AS-Iran di Swiss: Sepakati Roadmap 60 Hari Akhiri Konflik"

(ita/ita)


Berita Terkait