Iran Yakin Kesepakatan dengan AS Bisa Kembalikan Aset Beku 6 Miliar Dolar

Iran Yakin Kesepakatan dengan AS Bisa Kembalikan Aset Beku 6 Miliar Dolar

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 21 Jun 2026 17:33 WIB
In this handout picture provided by Iranian presidency, Irans President Masoud Pezeshkian addresses cabinet members, as they visit of the tomb of the late Iranian revolutionary leader Ayatollah Ruhollah Khomeini, in Tehran on January 31, 2026, ahead of the 47th anniversary of the 1979 Islamic Revolution. (Photo by Handout / Iranian Presidency / AFP) / RESTRICTED TO EDITORIAL USE - MANDATORY CREDIT
Foto: Presiden Iran Masoud Pezeshkian (AFP PHOTO/IRANIAN PRESIDENCY)
Teheran -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian yakin pembicaraan kesepakatan dengan Amerika Serikat (AS) akan berjalan baik. Menurutnya, kesepakatan ini bisa mengembalikan aset beku senilai $ 6 miliar atau sekitar Rp 106 triliun.

Dilansir Al-Jazeera, Minggu (21/6/2026) Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan aset beku senilai $ 6 miliar yang saat ini berada di tangan Qatar akan dikembalikan sebagai bagian dari kesepakatan awal dengan AS untuk mengakhiri perang.

"Semua ketentuan nota kesepahaman menguntungkan kita, dan keberhasilan pembicaraan dan negosiasi ini akan terbukti," kata Presiden Masoud Pezeshkian seperti dikutip kantor berita Tasnim.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan Presiden Trump, "yang telah melarang kita melakukan banyak hal dalam pidatonya baru-baru ini, menyatakan semua itu sebagai hak rakyat dan bangsa".

"Dana $6 miliar kita di Qatar akan dikembalikan," tambahnya.

Pezeshkian juga menyindir Perdana Menteri Israel Netanyahu. Dia mengatakan bahwa Netanyahu akan menjadi "orang pertama yang tidak senang dengan negosiasi" di Swiss.

"Satu-satunya poin Amerika adalah agar kita tidak memiliki bom atom. Ini adalah sesuatu yang juga berulang kali dikatakan oleh pemimpin yang gugur itu, 'kita tidak menginginkan bom atom,'" kata Pezeshkian.

"Amerika berkata 'tulis ini dan tanda tangani' - dan kita menandatanganinya."

Simak juga Video 'Temui Langsung Iran di Swiss, Ini 2 Fokus Pembahasan Wapres AS':

Halaman 2 dari 2
(rdp/knv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini