Presiden Lebanon Ingatkan Iran Tidak Ikut Campur Urusan Dalam Negeri

Presiden Lebanon Ingatkan Iran Tidak Ikut Campur Urusan Dalam Negeri

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 09 Jun 2026 15:22 WIB
Presiden Lebanon Joseph Aoun (Foto: AFP/ANWAR AMRO)
Presiden Lebanon Joseph Aoun (Foto: AFP/ANWAR AMRO)
Jakarta -

Presiden Lebanon Joseph Aoun menegaskan bahwa Iran tidak diperbolehkan untuk ikut campur dalam urusan dalam negeri Lebanon. Dia menuduh Teheran "menghancurkan Lebanon demi kepentingan Anda sendiri."

"Negara-negara lain mencoba membantu kami, tetapi Anda tidak mencoba membantu kami. Anda menghancurkan negara ini demi kepentingan Anda sendiri," kata Aoun mengacu ke Iran, dalam sebuah wawancara dengan CNN, seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (9/6/2026).

Bagian kedua dari wawancara tersebut, yang berlangsung Jumat lalu, ditayangkan pada hari Senin (8/6) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aoun menegaskan kembali bahwa Beirut berupaya menjalin hubungan baik dengan Iran berdasarkan rasa saling menghormati dan tidak ikut campur.

"Tetapi ingat, Lebanon adalah negara berdaulat, dan memiliki pemerintahan yang berdaulat. Anda ingin berbicara dengan kami, Anda dipersilakan, tetapi Anda tidak boleh ikut campur," ujar pemimpin Lebanon itu.

Aoun yang merupakan mantan komandan Angkatan Bersenjata Lebanon, mengatakan bahwa Lebanon menginginkan berakhirnya permusuhan dengan Israel "selamanya."

Ia mengatakan Beirut siap, bersedia, dan berkomitmen untuk solusi diplomatik.

"Apakah Anda bersedia? Jika ya, mari kita duduk dan bicara," kata Aoun. Dia menambahkan bahwa solusi militer "tidak akan pernah memberi Anda keamanan dan keselamatan."

Ketika ditanya apakah ia bersedia bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Aoun mengatakan ia tidak akan melakukannya sebelum kesepakatan tercapai untuk mengakhiri perang.

Aoun mengatakan bahwa kesepakatan yang sedang dibahas saat ini lebih mirip dengan pakta "non-agresi,", bukan kesepakatan perdamaian penuh seperti antara Yordania dan Israel.

Simak juga Video 'Iran: Tujuan Kami Akhiri Perang, Bukan Normalisasi Hubungan dengan AS':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait