Kelompok Houthi yang bermarkas di Yaman dilaporkan telah menembak jatuh sebuah drone buatan Amerika Serikat (AS) di area Marib. Insiden itu memicu rentetan suara ledakan di wilayah tersebut.
Laporan media lokal Yaman, termasuk platform Defense Line, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (18/5/2026), menyebut sebuah drone MQ-9 Reaper buatan AS ditembak jatuh oleh Houthi di area Marib, bagian timur Yaman.
Warga setempat melaporkan mereka mendengar beberapa suara ledakan keras di langit kota Marib saat menyaksikan peluncuran rudal pertahanan udara di area Sarwah, sebelah barat kota tersebut, diikuti oleh dua ledakan di udara.
Para aktivis di media sosial, menurut laporan media lokal Yaman, menyebarkan sejumlah gambar yang diduga menunjukkan puing-puing dari drone buatan AS tersebut dan muatan rudalnya yang tersebar di area gurun di sebelah timur distrik Wadi.
Tidak ada laporan kerusakan atau korban luka akibat puing-puing drone tersebut.
Laporan platform Defense Line menyebut foto-foto yang beredar online menunjukkan setidaknya dua puing rudal AGM-114R9X "Ninja", versi modifikasi dari rudal udara-ke-darat Hellfire yang dirancang untuk serangan presisi.
Foto-foto itu mengonfirmasi bahwa puing-puing drone yang ditembak jatuh di Yaman itu berasal dari drone MQ-9 Reaper buatan AS.
Drone jenis Reaper, sebut platform Defense Line, digunakan militer Washington "untuk operasi pengintaian dan kontra-terorisme di Yaman".
Sejauh ini belum ada komentar langsung dari kelompok Houthi atau dari militer AS mengenai insiden yang dilaporkan tersebut.
Tonton juga Video: Meksiko Pamer Senjata Anti-Drone untuk Pengamanan Piala Dunia 2026











































