Ngeri Tabrakan Maut Kereta Barang di Thailand Sampai Bus Terbakar

Ngeri Tabrakan Maut Kereta Barang di Thailand Sampai Bus Terbakar

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 17 Mei 2026 21:53 WIB
Ngeri Tabrakan Maut Kereta Barang di Thailand Sampai Bus Terbakar
Tabrakan Maut di Pusat Bangkok, Delapan Orang Tewas. (Foto: Getty Images/Lauren DeCicca).
Jakarta -

Tabrakan antara sebuah kereta barang dan sebuah bus menewaskan delapan orang di Bangkok, ibu kota Thailand. Tabrakan yang terjadi pada hari Sabtu (16/5) itu juga melukai sedikitnya 35 orang lainnya.

Dilansir kantor berita AFP, Sabtu (16/5/2026), kepolisian mengatakan bahwa para petugas pemadam kebakaran dan penyelamat telah menutup lokasi tabrakan.

Para pejalan kaki dievakuasi dari persimpangan pusat kota yang ramai, yang dilalui oleh puluhan ribu kendaraan setiap hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Delapan orang tewas dan 35 lainnya terluka," kata kepala polisi Bangkok, Urumporn Koondejsumrit, kepada AFP.

Foto-foto di media sosial menunjukkan kereta api mendekati perlintasan sebidang dengan kecepatan sedang sebelum menabrak bus, yang langsung terbakar.

"Api sudah padam dan kami sedang berusaha mengeluarkan jenazah," kata Urumporn.

Perdana Menteri Thailand Perintahkan Penyelidikan

Saksi yang berada di lokasi saat kejadian menceritakan kondisi mencekam tabrakan maut itu.

"Saya tidak berani menoleh ke belakang untuk melihat apakah ada korban," kata seorang saksi yang berada di dekat persimpangan jalan bersama putrinya kepada stasiun penyiaran publik Thai PBS.

Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul telah memerintahkan penyelidikan atas insiden tersebut, menurut pernyataan dari kantornya.

Kecelakaan transportasi yang fatal sering terjadi di Thailand. Thailand kerap menduduki peringkat teratas dalam daftar jalan paling mematikan di dunia. Kecepatan tinggi, mengemudi dalam keadaan mabuk, dan penegakan hukum yang lemah sebagai faktor penyebabnya.

Sopir Bus dan Masinis Kereta Barang Didakwa

Polisi Bangkok mendakwa pengemudi bus dan masinis kereta barang yang terlibat dalam tabrakan di Thailand. Mereka didakwa dengan tuduhan mengemudi ugal-ugalan yang menyebabkan kematian.

Dilansir Bangkok Post, Minggu (17/5/2026), dakwaan diajukan terhadap Sayomporn Suankul (46), pengemudi bus nomor 206, dan Lapit Thongboon (56) masinis kereta barang Laem Chabang-Bang Sue nomor 2126.

Diketahui, tabrakan itu terjadi di perlintasan sebidang di Jalan Asok-Din Daeng di distrik Huai Khwang pada pukul 15.41 pada Sabtu. Kereta barang menabrak bus penumpang yang berhenti di rel karena terjebak macet di sekitar lokasi.

Akibatnya tabrakan tersebut menyebabkan bus terbakar. Sedikitnya delapan orang tewas dalam kejadian tersebut.

Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan tabrakan terjadi karena palang perlintasan tidak dapat diturunkan karena ada kendaraan yang berhenti di perlintasan sebidang. Menurut hukum, kendaraan dilarang berhenti di perlintasan dan dalam radius lima meter.

Perdana Menteri Anutin Charnvirakul memeriksa lokasi kejadian pada Sabtu malam dan bertanya mengapa tidak ada petugas kereta api yang memperingatkan masinis tentang kemacetan lalu lintas di perlintasan sebidang tersebut. Ia mengatakan bahwa ruas jalan itu selalu padat.

Puing-puing akibat kecelakaan telah dibersihkan, sementara kereta api telah dipindahkan dari perlintasan pada Sabtu malam. Jalan tersebut kini telah dibuka kembali untuk lalu lintas jalan raya dan kereta api. Sementara itu bunga-bunga diletakkan di lokasi kejadian sebagai tanda duka cita atas para korban.

Halaman 2 dari 3
(dwr/dwr)


Berita Terkait