Rusia Gelar Parade Militer Kemenangan PD II, Putin Tegaskan Hal Ini

Rusia Gelar Parade Militer Kemenangan PD II, Putin Tegaskan Hal Ini

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 09 Mei 2026 16:20 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri seremoni peringatan Hari Kemenangan dalam Perang Dunia II di Moskow (AFP/ALEXANDER NEMENOV)
Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri seremoni peringatan Hari Kemenangan dalam Perang Dunia II di Moskow (AFP/ALEXANDER NEMENOV)
Moskow -

Rusia menggelar parade militer di Lapangan Merah, pada Sabtu (9/5) waktu setempat, untuk memperingati Hari Kemenangan pada Perang Dunia II silam. Presiden Vladimir Putin menegaskan bahwa operasi militer Rusia di Ukraina merupakan hal yang "adil".

Putin, seperti dilansir AFP, Sabtu (9/5/2026), menjadikan kenangan kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II sebagai narasi utama dalam 25 tahun pemerintahannya. Otoritas Rusia biasanya menggelar parade militer secara besar-besaran dan megah untuk memperingatinya.

Namun parade militer tahun ini digelar dengan skala lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, mengingat adanya kekhawatiran keamanan dan tanda-tanda kelelahan atas perang Ukraina yang telah berlangsung selama empat tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Putin, dalam pidatonya di Lapangan Merah, mengutip kemenangan Soviet dalam Perang Dunia II untuk menggalang dukungan bagi tentara Rusia di Ukraina. Dia menyebut pasukan Moskow yang dikerahkan ke Ukraina sedang bertempur melawan "kekuatan agresif" yang didukung oleh seluruh aliansi NATO.

Ditegaskan oleh Putin bahwa tujuan operasi militer Rusia di Ukraina adalah "adil".

"Prestasi besar generasi pemenang menginspirasi para prajurit yang menjalankan tujuan operasi militer hari ini," kata Putin dalam pidatonya, merujuk pada perang Ukraina.

"Mereka menghadapi kekuatan agresif yang dipersenjatai dan didukung oleh seluruh blok NATO. Dan meskipun demikian, para pahlawan kita terus maju," ujarnya.

Putin kemudian menambahkan: "Saya sangat meyakini bahwa perjuangan kita adalah adil."

Parade militer Rusia di Lapangan Merah, Moskow, digelar dengan skala lebih kecil pada Sabtu (9/5) pagiParade militer Rusia di Lapangan Merah, Moskow, digelar dengan skala lebih kecil pada Sabtu (9/5) pagi Foto: AFP/IGOR IVANKO

Parade militer tahun ini tidak menampilkan peralatan militer untuk pertama kalinya selama hampir dua dekade, setelah serangkaian serangan jarak jauh melibatkan drone tempur Ukraina menghujani Rusia beberapa waktu terakhir.

Hanya segelintir pejabat asing yang hadir, dengan sebagian besar merupakan pemimpin negara-negara sekutu dekat Rusia.

Baik Rusia maupun Ukraina menyepakati gencatan senjata selama tiga hari untuk acara tersebut, setelah seruan menit terakhir dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Parade militer di Lapangan Merah dimulai pada Sabtu (9/5) pagi, tak lama setelah pukul 10.00 waktu Moskow, dengan tayangan televisi pemerintah menampilkan formasi tentara yang membawa bendera Rusia ke lokasi parade.

Menteri Pertahanan Rusia, Andrei Belousov, terlihat memberi selamat kepada para tentara, termasuk beberapa dari militer Korea Utara (Korut).

Lihat juga Video 'Jet Tempur Rusia Warnai Parade Victory Day di Moskow':

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Berita Terkait