Sebuah kebakaran melanda negara bagian Sabah di Malaysia pada Rabu (29/4) dini hari waktu setempat. Sedikitnya 30 rumah yang terbuat dari kayu hangus akibat kebakaran tersebut.
Kebakaran di Sabah itu merupakan kebakaran kedua yang dilaporkan di wilayah tersebut dalam waktu kurang dari dua minggu terakhir.
Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sabah, seperti dilansir AFP, Rabu (29/4/2026), mengatakan bahwa kebakaran dini hari itu menimpa sebuah area permukiman di area distrik Sandakan, Sabah bagian timur laut.
Area tersebut menjadi tempat tinggal sebagian penduduk termiskin di Malaysia, termasuk masyarakat adat dan tanpa kewarganegaraan, yang tinggal di rumah-rumah kayu yang berdekatan.
Sejauh ini, menurut Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sabah, tidak ada korban luka atau korban jiwa yang dilaporkan akibat kebakaran tersebut.
Pemicu kebakaran tersebut belum diketahui secara jelas.
Kebakaran tersebut merupakan kebakaran kedua yang melanda area Sandakan sejak 19 April lalu, ketika kebakaran besar menghanguskan 1.000 rumah dan menyebabkan ribuan orang mengungsi di sebuah desa pesisir.
"Diperkirakan sekitar 186 warga terkena dampaknya. Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran," kata kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Sandakan, Jimmy Lagung, kepada AFP melalui telepon pada Rabu (29/4).
Dinas pemadam kebakaran setempat, dalam pernyataannya, melaporkan bahwa sebanyak 21 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, dan berhasil mencegah api menyebar ke sekitar 100 rumah lainnya yang berdekatan.
Simak Video 'Kebakaran di Sabah Malaysia Hancurkan 1.000 Rumah, 9.000 Orang Terdampak':











































