Gencatan Senjata Masih Berlangsung, Israel Serang Lebanon Selatan

Gencatan Senjata Masih Berlangsung, Israel Serang Lebanon Selatan

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 27 Apr 2026 00:50 WIB
Smoke rises from targeted areas in the town of Arnoun, in Lebanon Nabatieh province following an airstrike, on April 26, 2026. Lebanon was drawn into the Middle East war on March 2 when Tehran-backed militant group Hezbollah launched attacks on Israe
Asap muncul di wilayah Lebanon selatan akibat serangan udara (Foto: AFP/-)
Beirut -

Media resmi Lebanon mengatakan militer Israel mulai menyerang wilayah selatan negara itu setelah mengeluarkan peringatan evakuasi untuk tujuh lokasi. Serangan terjadi meskipun ada gencatan senjata dengan kelompok Hizbullah yang didukung Iran.

Seperti dilansir AFP, Senin (27/4/2026), Kantor Berita Nasional yang dikelola pemerintah melaporkan "Pesawat tempur Israel melancarkan serangan" di Kfar Tibnit, salah satu lokasi yang termasuk dalam peringatan tersebut. Laporan menambahkan bahwa ada laporan korban jiwa.

Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, Israel berhak untuk bertindak terhadap "serangan yang direncanakan, akan segera terjadi, atau sedang berlangsung".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Militer Israel telah melakukan serangan berulang kali di Lebanon sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 17 April, dan pasukannya beroperasi di dalam "garis kuning" yang diumumkan Israel di dekat perbatasan tempat penduduk Lebanon telah diperingatkan untuk tidak kembali.

Sebelum serangan dilancarkan, militer Israel memerintahkan evakuasi tujuh desa di Lebanon selatan pada hari Minggu waktu setempat. Israel mengatakan akan menanggapi apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran Hizbullah terhadap perjanjian gencatan senjata yang baru saja diperbarui antara kedua negara.

"Mengingat pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh organisasi teroris Hizbullah, IDF terpaksa mengambil tindakan tegas terhadapnya," kata juru bicara militer berbahasa Arab, Kolonel Avichay Adraee, pada X, menyebutkan tujuh desa di utara Sungai Litani.

(lir/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini