Iran Eksekusi Mati 2 Pria Terkait Mossad

Iran Eksekusi Mati 2 Pria Terkait Mossad

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 20 Apr 2026 14:16 WIB
Ilustrasi hukum gantung (Foto: Internet)
Ilustrasi hukum gantung (Foto: Internet)
Jakarta -

Otoritas Iran mengeksekusi mati dua pria yang dinyatakan bersalah karena memiliki keterkaitan dengan badan intelijen Israel, Mossad. Ini merupakan eksekusi mati terbaru dalam serangkaian eksekusi sejak pecahnya perang dengan Israel dan Amerika Serikat.

"Hukuman mati Mohammad Masoom-shahi dan Hamed Validi dilaksanakan pada subuh hari ini," lapor situs web Mizan Online milik pihak kehakiman Iran, dilansir kantor berita AFP, Senin (20/4/2026).

Situs tersebut mengatakan kedua pria itu adalah "anggota jaringan mata-mata yang terkait dengan Mossad", badan intelijen Israel. Namun, tidak disebutkan kapan mereka ditangkap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka dinyatakan bersalah atas kejahatan berat "moharebeh", yang berarti berperang melawan Tuhan, serta "kolaborasi dengan kelompok-kelompok yang bermusuhan dan rezim Zionis", kata Mizan.

Iran telah melakukan beberapa eksekusi mati sejak dimulainya perang dengan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Gencatan senjata yang rapuh selama dua minggu telah berlaku sejak 8 April.

Iran adalah negara dengan jumlah eksekusi mati terbanyak kedua di dunia setelah China, menurut-kelompok kelompok hak asasi manusia yang berbasis di luar negeri.

Tonton juga video "Warga Iran Sepakat Tolak Berunding dengan AS: Kami Tak Takut Perang"

(ita/ita)


Berita Terkait