×
Ad

Pertama Kali, Israel Rilis Peta Lebanon Selatan di Bawah Kendalinya

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 20 Apr 2026 11:31 WIB
Pasukan Israel beroperasi di wilayah Lebanon bagian selatan (dok. Reuters)
Tel Aviv -

Militer Israel untuk pertama kalinya menerbitkan peta wilayah Lebanon bagian selatan, yang menampilkan garis penempatan baru untuk pasukannya di negara tetangganya itu. Peta versi Israel itu menempatkan puluhan desa di Lebanon berada di bawah kendalinya.

Peta tersebut, seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya, Senin (20/4/2026), dirilis beberapa hari setelah gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS), mulai diberlakukan. Gencatan senjata selama 10 hari ini bertujuan menghentikan pertempuran sengit antara Tel Aviv dan kelompok Hizbullah yang bermarkas di negara tersebut.

Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah sejak 2 Maret lalu, setelah Hizbullah yang didukung Iran melancarkan serangan terhadap wilayah Israel.

Sejak saat itu, rentetan serangan udara Israel telah menewaskan lebih dari 2.000 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi di Lebanon. Tel Aviv juga mengerahkan pasukan darat ke wilayah selatan Lebanon, dekat perbatasan wilayahnya.

Belum ada komentar langsung dari para pejabat Lebanon atau dari Hizbullah terkait dirilisnya peta versi Israel tersebut.

Kesepakatan gencatan senjata, yang diumumkan menyusul pembicaraan langsung antara Israel dan Lebanon pada 14 April lalu, dimaksudkan untuk memungkinkan negosiasi AS dan Iran yang lebih luas, tetapi dengan pasukan Israel tetap mempertahankan posisinya jauh di dalam wilayah Lebanon bagian selatan.

Membentang dari wilayah timur ke wilayah barat, garis penempatan dalam peta versi Israel itu membentang sejauh 5-10 kilometer dari area perbatasan ke wilayah Lebanon, di mana Tel Aviv mengatakan bahwa mereka berencana membentuk apa yang disebut sebagai zona penyangga (buffer zone).




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork