500 Pendemo Pro Palestina di Inggris Ditangkap Polisi

500 Pendemo Pro Palestina di Inggris Ditangkap Polisi

Haris Fadhil - detikNews
Minggu, 12 Apr 2026 13:35 WIB
500 Pendemo Pro Palestina di Inggris Ditangkap Polisi
Ilustrasi demonstrasi pro Palestina (Foto: AFP/CARLOS JASSO)
London -

Polisi menangkap lebih dari 500 orang selama demonstrasi menentang larangan terhadap Palestine Action di pusat kota London. Kepolisian Metropolitan menyebut penangkapan dilakukan karena pendemo dianggap melakukan dukungan terhadap organisasi terlarang.

Dilansir BBC, Minggu (12/4/2026), mereka yang ditangkap berkisar antara 18 hingga 87 tahun. Ratusan orang berkumpul di Trafalgar Square, dengan banyak yang membawa tanda-tanda dukungan untuk kelompok tersebut bertuliskan 'Saya menentang genosida. Saya mendukung Palestine Action' yang telah terlihat pada protes sebelumnya.

Protes pada Sabtu itu dinamakan Everyone Day. Demo diselenggarakan oleh Defend our Juries yang mengatakan acara tersebut akan menunjukkan 'perlawanan yang tak pernah surut terhadap larangan terhadap Palestine Action'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pendemo membawa plakat dengan beberapa demonstran menyatakan dukungan mereka untuk membela hak untuk berdemonstrasi dan menunjukkan penentangan mereka terhadap AS dan Israel.

Mendukung Aksi Palestina menjadi ilegal pada Juli 2025 setelah pemerintah melarangnya berdasarkan undang-undang anti-teror. Larangan tersebut dinyatakan tidak sah pada bulan Februari, tetapi tetap berlaku sambil menunggu banding.

Setelah putusan Pengadilan Tinggi tentang larangan tersebut, Kepolisian Metropolitan mengindikasikan bahwa petugasnya kemungkinan tidak akan melakukan penangkapan. Tetapi pada bulan Maret, mereka mengatakan akan melanjutkan penangkapan para demonstran yang mendukung Aksi Palestina.

Menjelang demonstrasi hari Sabtu, Kepolisian Metropolitan mengeluarkan pernyataan yang memperingatkan tentang 'pelanggaran pidana', dan mendesak orang-orang untuk merenungkan 'konsekuensi potensial' dari kehadiran mereka.

"Mereka yang hadir harus menyadari bahwa menunjukkan dukungan kepada organisasi terlarang merupakan pelanggaran berdasarkan Undang-Undang Terorisme, dan kami tidak akan ragu untuk bertindak jika hukum dilanggar," kata komandan Claire Smart, yang memimpin operasi kepolisian di London akhir pekan ini.

Lihat juga Video: Ricuh Demo di London, 26 Polisi Luka 25 Pendemo Ditangkap

Halaman 2 dari 2
(haf/imk)


Berita Terkait