×
Ad

Netanyahu Ngeyel Lebanon Tetap Diincar Israel

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Apr 2026 05:54 WIB
Foto: Mencekam! Beirut Selatan Diselimuti Asap Usai Serangan Israel (REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bersikukuh tidak ada gencatan senjata di Lebanon. Meski ada perintah melakukan negosiasi dengan Beirut, dia tetap ngeyel mengincar Lebanon.

Sejak Rabu (8/4), militer Israel dilaporkan meningkatkan serangan udara di Lebanon. Akibatnya, sedikitnya 300 lebih orang tewas dan seribu lebih lainnya terluka. Kondisi ini terjadi meskipun sebelumnya diumumkan adanya gencatan senjata selama dua minggu antara AS dan Iran.

Meski Pakistan sebagai mediator menyatakan gencatan senjata tersebut juga mencakup Lebanon, klaim itu dibantah oleh pihak AS dan Israel.

Seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (10/4/2026) Netanyahu kembali menyampaikan penegasan melalui video yang diposting ke media sosial X pada Kamis (9/4) waktu setempat. Dia menegaskan tidak ada gencatan senjata di Lebanon dalam kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran pada Selasa (7/4). Lebanon merupakan markas kelompok Hizbullah yang terlibat pertempuran sengit dengan Israel beberapa waktu terakhir.

"Tidak ada gencatan senjata di Lebanon hingga keamanan dipulihkan bagi para penduduk di (area permukiman) utara (Israel), Hizbullah dilucuti senjatanya, dan kesepakatan perdamaian tercapai," kata Netanyahu dalam pernyataan via video.

Terlepas dari intensitas pengeboman Israel terhadap Lebanon yang masih meninggi, Netanyahu mengklaim bahwa dirinya berupaya mencapai "perdamaian sejati dari posisi yang kuat".

"Pencapaian yang diraih Israel telah membawa transformasi dalam hubungannya dengan negara-negara sebelumnya, tidak berada dalam lingkup hubungan tersebut," sebutnya.

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari otoritas Lebanon terkait pengumuman Netanyahu tersebut.




(dek/dek)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork