5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Apr 2026 17:29 WIB
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Nathan Howard/File Photo)
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Nathan Howard/File Photo)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu telah disepakati dengan Iran. Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menginstruksikan semua unit militer negaranya untuk berhenti menyerang setelah gencatan senjata disepakati dengan AS.

Trump menyatakan Washington bersedia menangguhkan serangan terhadap Iran, dengan syarat Teheran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Sementara itu, Mojtaba memperingatkan bahwa gencatan senjata "bukanlah akhir dari perang", setelah memerintahkan militer Iran menghentikan tembakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Rabu (8/4/2026):

- Trump Setuju Gencatan Senjata 2 Minggu dengan Iran, Ini Alasannya

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu telah disepakati dengan Iran. Trump menyatakan Washington bersedia menangguhkan serangan terhadap Iran, dengan syarat Teheran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Trump juga menyebut AS telah mencapai semua tujuan militernya dalam operasi terhadap Iran, yang berlangsung sejak 28 Februari lalu, sebagai salah satu alasan dari keputusannya ini.

Pengumuman soal gencatan senjata itu, seperti dilansir Al Jazeera, Rabu (8/4/2026), disampaikan Trump via akun Truth Social miliknya pada Selasa (7/4) malam waktu AS, hanya beberapa jam sebelum serangan besar-besaran yang direncanakan Washington terhadap Teheran.

- AS-Iran Sepakat Gencatan Senjata 2 Minggu, Israel Bilang Gini

Israel menanggapi kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat (AS), sekutu dekatnya, dan Iran. Kantor Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan dukungan untuk keputusan Presiden AS Donald Trump menangguhkan pengeboman terhadap Iran selama gencatan senjata.

Penangguhan pengeboman AS terhadap Iran itu merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata jika Teheran membuka kembali Selat Hormuz, jalur perairan penting untuk pasokan minyak dan gas global yang terdampak perang.

"Israel mendukung keputusan Presiden Trump untuk menangguhkan serangan selama dua minggu dengan syarat Iran segera membuka selat dan menghentikan semua serangan terhadap AS, Israel, dan negara-negara di kawasan," demikian pernyataan kantor Netanyahu, seperti dilansir AFP, Rabu (8/4/2026).

- Iran-Oman Akan Pungut Biaya Transit di Selat Hormuz Selama Gencatan Senjata

Iran dan Oman berencana untuk memungut biaya transit bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz selama dua minggu gencatan senjata berlangsung. Teheran dan Amerika Serikat (AS) baru saja menyepakati gencatan senjata selama dua pekan, yang dimediasi Pakistan.

Biaya transit di Selat Hormuz, seperti dilansir CNN dan Associated Press, Rabu (8/4/2026), diperbolehkan untuk dipungut oleh Iran dan Oman sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata AS-Iran yang dimediasi oleh Pakistan.

Kantor berita Iran, Tasnim, juga melaporkan soal biaya transit di Selat Hormuz tersebut, dan menyebutkan bahwa dana dari pungutan itu akan dialokasikan untuk rekonstruksi Iran yang digempur AS dan Israel sejak 28 Februari lalu.

- Mojtaba Khamenei Ingatkan Gencatan Senjata Bukan Akhir Perang

Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menginstruksikan semua unit militer negaranya untuk berhenti menyerang setelah gencatan senjata disepakati selama dua minggu dengan Amerika Serikat (AS). Namun Mojtaba juga memperingatkan bahwa gencatan senjata itu "bukanlah akhir dari perang".

Pernyataan Khamenei itu, seperti dilansir NDTV dan Hindustan Times, Rabu (8/4/2026), disampaikan oleh stasiun penyiaran milik negara, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), setelah AS dan Iran mengumumkan mereka menyetujui gencatan senjata selama dua minggu, dalam perundingan yang dimediasi Pakistan.

"Ini bukanlah akhir dari perang, tetapi semua cabang militer harus mematuhi perintah Pemimpin Tertinggi dan menghentikan tembakan mereka," kata Mojtaba Khamenei dalam pernyataannya.

- Trump Klaim Gencatan Senjata Iran Jadi Kemenangan Total AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim AS telah meraih "kemenangan total dan penuh" setelah menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran. Trump meyakini gencatan senjata itu akan berujung pada kesepakatan jangka panjang antara AS dan Iran, saat perundingan berlanjut pekan ini.

Trump, seperti dilansir AFP, Rabu (8/4/2026), tampak optimis soal gencatan senjata dengan Iran, yang diumumkannya menjelang berakhirnya tenggat waktu yang ditetapkan Presiden AS itu untuk serangan besar-besaran terhadap Teheran.

Dalam wawancara khusus via telepon dengan AFP usai pengumuman itu, Trump juga melontarkan keyakinannya soal China telah membujuk Iran untuk bernegosiasi dan mengatakan bahwa uranium yang diperkaya milik Teheran akan "ditangani secara sempurna".

Lihat juga Video Terpopuler Sepekan: Harga BBM Gak Naik-Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Halaman 2 dari 2
(nvc/nvc)


Berita Terkait