Kapal induk USS Gerald R Ford, kapal induk terbaru dan terbesar Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) kembali berlayar setelah perbaikan akibat kebakaran. Kapal induk itu kini siap menjalankan misi.
"Gerald R. Ford tetap siap untuk menjalankan tugas misi penuh dalam mendukung tujuan nasional di area operasi mana pun," kata pernyataan yang dirilis AL AS dilansir CNN, Jumat (3/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapal induk itu diketahui berada di Laut Merah beroperasi sebagai bagian dari Operasi Epic Fury melawan Iran ketika kebakaran terjadi pada 12 Maret lalu.
Kepala Operasi Angkatan Laut Laksamana Daryl Caudle memuji awak Ford atas upaya pemadaman kebakaran mereka dan mengembalikan kapal ke medan operasi dua hari setelah kebakaran. Mereka mengapresiasi perjuangan seluruh petugas.
"Mereka berjuang memadamkan api, dan mulai melakukan sorti penerbangan dua hari setelah itu, jadi saya sangat bangga dengan awak kapal tersebut," katanya.
Diketahui, kapal itu sempat ditarik dari operasi melawan Iran hanya lebih dari seminggu setelah kebakaran dan dikirim ke Yunani untuk perbaikan ruang sandar yang rusak. Setelah pekerjaan perbaikan selesai di pangkalan AS di Teluk Souda di pulau Kreta, Ford pergi ke pelabuhan Kroasia untuk istirahat dan relaksasi selama lima hari.
Caudle mengatakan penempatan Ford, yang dimulai ketika meninggalkan pangkalan asalnya di Norfolk, Virginia, pada akhir Juni lalu, akan diperpanjang hingga bulan ke-11 untuk "memecahkan rekor".
Lihat juga Video: Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah di Tengah Konflik Israel-Iran











































