Panas, Houthi Kembali Luncurkan Rudal ke Israel

Panas, Houthi Kembali Luncurkan Rudal ke Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 01 Apr 2026 14:51 WIB
Kelompok Houthi di Yaman (Foto: REUTERS/Khaled Abdullah)
Kelompok Houthi di Yaman (Foto: REUTERS/Khaled Abdullah)
Jakarta -

Kelompok Houthi kembali melancarkan serangan rudal terhadap Israel, yang menurut mereka diluncurkan bersama dengan pendukung mereka, Iran, dan kelompok Hizbullah di Lebanon. Ini merupakan serangan ketiga oleh kelompok pemberontak di Yaman itu sejak mereka ikut masuk dalam perang Timur Tengah.

Sebelumnya, militer Israel mengatakan pertahanan udaranya telah merespons rudal yang diluncurkan dari Yaman, kemudian mengumumkan bahwa penduduk "diizinkan untuk meninggalkan ruang-ruang terlindung di semua wilayah negara".

Media Israel melaporkan rudal tersebut berhasil dicegat, dan tidak ada laporan tentang korban jiwa atau kerusakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok Houthi "melakukan operasi militer ketiga... menargetkan sasaran musuh Israel yang sensitif... dengan rentetan rudal balistik," kata juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan video, dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/4/2026).

"Operasi ini dilakukan bersama dengan saudara-saudara mujahidin kami di Iran dan Hizbullah di Lebanon," tambahnya.

Sebelumnya, pemberontak Houth yang didukung Iran telah mengklaim serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel selama akhir pekan, serangan pertama mereka dalam perang antara AS-Israel melawan Iran.

Militer Israel juga mengatakan pada hari Senin (30/3) bahwa dua drone yang diluncurkan dari Yaman telah dicegat.

Dari Yaman, Houthi berpotensi mengganggu pelayaran melalui Laut Merah, seperti yang mereka lakukan pada puncak perang Israel di Gaza.

Houthi sebelumnya telah mengancam pelayaran melalui Laut Merah dan Terusan Suez, yang mengharuskan kapal-kapal untuk melewati selat sempit di lepas pantai Yaman.



Tonton juga video "Detik-detik Serangan Israel Ledakkan Bangunan di Beirut, Lebanon"

(ita/ita)


Berita Terkait