Lansia di Swedia Didakwa Menjual Istrinya ke 120 Pria

Lansia di Swedia Didakwa Menjual Istrinya ke 120 Pria

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 30 Mar 2026 21:18 WIB
Ilustrasi kasus inses di Lampung
Ilustrasi. (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang jaksa Swedia mendakwa seorang pria yang diduga menjual jasa seksual istrinya kepada lebih dari 120 pria. Lansia tersebut didakwa dengan tuduhan mucikari berat, beberapa pemerkosaan, dan penyerangan.

Dilansir AFP, Senin (30/3/2026), pria berusia 62 tahun itu ditangkap pada akhir Oktober setelah istrinya melaporkannya ke polisi di Swedia utara. Ia telah ditahan sejak saat itu.

Menurut surat dakwaan, pria tersebut selama bertahun-tahun telah memperoleh keuntungan finansial dengan menekan istrinya "untuk melakukan dan tunduk pada tindakan seksual".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria itu dituduh membuat iklan online, mengatur pertemuan, menjaga, dan menekan wanita tersebut untuk melakukan tindakan seksual secara online untuk menarik lebih banyak klien.

Ia juga dituduh melakukan kekerasan dan mengancamnya, mengeksploitasi ketakutannya terhadap dirinya dan memanfaatkan kecanduan narkobanya. Jaksa menyebutnya sebagai "eksploitasi kejam".

Dakwaan tersebut juga merinci beberapa ancaman yang dibuat kepada penggugat, beberapa di antaranya termasuk peringatan tentang melepaskan "monster".

Jaksa Ida Annerstedt mengatakan pada bulan Februari bahwa pihak berwenang telah mengidentifikasi sekitar 120 individu yang diduga telah membeli jasa seksual. Insiden tersebut diduga terjadi antara 11 Agustus 2022 dan 21 Oktober 2025.

Selain didakwa dengan mucikari berat, pria tersebut-yang membantah tuduhan tersebut-juga didakwa dengan delapan kasus pemerkosaan.

Kasus-kasus tersebut termasuk satu insiden dengan seorang klien dan beberapa insiden di mana klien tersebut dipaksa melakukan tindakan seksual terhadap dirinya sendiri. Ia juga didakwa dengan empat percobaan pemerkosaan dan empat penyerangan.

Silvia Ingolfsdottir, seorang pengacara yang mewakili wanita tersebut, mengatakan bahwa dakwaan tersebut berasal dari "kejahatan serius dan berat" yang dialami kliennya.

"Dia sekarang berharap untuk mendapatkan keadilan," kata Ingolfsdottir dalam pesan teks.

Menurut lembaga penyiaran publik SVT, pria tersebut sebelumnya adalah anggota berpangkat tinggi dari kelompok pengendara motor Hells Angels. Stasiun televisi tersebut juga mengatakan bahwa persidangan awalnya dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 13 April.

Lihat juga Video: Buruh Pabrik Mojokerto Jual Istri Ke Pria Hidung Belang

Halaman 2 dari 2
(rfs/idn)


Berita Terkait