5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 30 Mar 2026 17:41 WIB
Foto: Asap membubung usai serangan AS-Israel ke Teheran, Iran (AFP/ATTA KENARE)
Foto: Asap membubung usai serangan AS-Israel ke Teheran, Iran (AFP/ATTA KENARE)
Jakarta -

Pemadaman listrik melanda beberapa wilayah Iran, termasuk area ibu kota Teheran, pada Minggu (29/3) waktu setempat, menyusul serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap infrastruktur listrik negara tersebut.

Gempuran Washington dan Tel Aviv itu, sebut para pejabat Teheran, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (30/3/2026), mengenai sejumlah gardu induk listrik di wilayah Iran.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (30/3/2026):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

- Iran Siap Akan Potensi Invasi Darat AS: Hiu-hiu Teluk Persia Menanti!

Militer Iran melontarkan peringatan keras terhadap Amerika Serikat (AS) terkait potensi invasi darat Washington terhadap Teheran. Militer Iran menegaskan bahwa setiap invasi darat AS akan berakhir dengan konsekuensi bencana.

ADVERTISEMENT

Dalam peringatannya, seperti dilansir Press TV, Senin (30/3/2026), militer Iran secara terang-terangan menyatakan bahwa pasukan AS akan menjadi "makanan lezat bagi hiu-hiu di Teluk Persia".

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia pada militer Iran, Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, dalam pernyataan terbarunya menegaskan bahwa pasukan Iran siap untuk merespons dengan tegas, jika ancaman Presiden AS Donald Trump, soal operasi darat, terwujud.

- Iran Eksekusi Mati 2 Anggota Oposisi yang Coba Gulingkan Pemerintah

Otoritas Iran mengeksekusi mati dua pria yang dinyatakan bersalah karena menjadi anggota kelompok oposisi terlarang dan berupaya menggulingkan pemerintah Teheran. Eksekusi mati ini dilaksanakan ketika Iran sedang berperang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Eksekusi mati dengan metode hukuman gantung ini, seperti dilansir AFP, Senin (30/3/2026), telah dilaksanakan otoritas Iran pada Senin (30/3) pagi waktu setempat.

"Setelah konfirmasi dan persetujuan akhir atas hukuman mereka oleh Mahkamah Agung, Akbar Daneshvarkar dan Mohammad Taghavi-Sangdehi telah dihukum gantung pagi ini," demikian laporan situs web Mizan Online yang dikelola otoritas kehakiman Iran.

- Trump Klaim Iran Telah Mengalami Perubahan Rezim

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa perang AS-Israel telah mencapai perubahan rezim di Iran. Trump pun meyakinkan bahwa ia akan "membuat kesepakatan" dengan Iran.

"Saya pikir kita akan membuat kesepakatan dengan mereka, cukup yakin... tetapi kita telah mencapai perubahan rezim," kata Trump kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One, menyinggung jumlah pemimpin Iran yang tewas dalam perang selama sebulan tersebut.

"Kita berurusan dengan orang-orang yang berbeda dari siapa pun yang pernah berurusan sebelumnya. Ini adalah kelompok orang yang sama sekali berbeda. Jadi saya akan menganggap itu sebagai perubahan rezim," ujar Trump, dilansir kantor berita AFP, Senin (30/3/2026).

- Iran Konfirmasi Kematian Komandan Garda Revolusi Alireza Tangsiri

Otoritas Iran mengonfirmasi kematian komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Alireza Tangsiri. Konfirmasi ini disampaikan pada hari Senin (30/3), beberapa hari setelah Israel mengklaim telah menargetkannya dalam serangan udara di wilayah Iran.

Pernyataan yang dimuat situs web Sepah News yang dikelola IRGC, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Senin (30/3/2026), menyebutkan bahwa Tangsiri "meninggal dunia karena luka-luka parah" akibat serangan tersebut.

Dalam pernyataan pada 26 Maret lalu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengklaim serangan Angkatan Bersenjata Israel (IDF) telah menewaskan Tangsiri dan sejumlah pejabat senior IRGC lainnya.

- AS-Israel Serang Infrastruktur Listrik, Sebagian Iran Gelap Gulita

Pemadaman listrik melanda beberapa wilayah Iran, termasuk area ibu kota Teheran, pada Minggu (29/3) waktu setempat, menyusul serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap infrastruktur listrik negara tersebut.

Gempuran Washington dan Tel Aviv itu, sebut para pejabat Teheran, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (30/3/2026), mengenai sejumlah gardu induk listrik di wilayah Iran.

Gangguan pasokan listrik, menurut laporan media lokal Iran, terjadi di beberapa area di Teheran dan kota Alborz di sebelah utara negara tersebut. Gangguan juga dilaporkan terjadi di beberapa bagian distrik Karaj, sebelah barat Teheran.

Lihat juga Video Terpopuler Sepekan: Bahlil Cari Pasokan Minyak hingga Wacana WFH

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads