Trump Tawarkan Gencatan Senjata ke Iran Via Pakistan

Trump Tawarkan Gencatan Senjata ke Iran Via Pakistan

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 25 Mar 2026 12:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump kembali menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang gabungan Kongres Amerika Serikat di Ruang DPR Gedung Capitol Amerika Serikat, Washington, D.C., Selasa (24/2/2026). Pidato ini menjadi pidato kenegaraan pertama Trump pada masa jabatan keduanya. REUTERS/Kenny Holston
Presiden AS Donald Trump (dok. REUTERS/Kenny Holston)
Washington DC -

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menawarkan rencana gencatan senjata 15 poin kepada Iran untuk mengakhiri perang. Tawaran gencatan senjata itu disampaikan oleh Washington kepada Teheran melalui Pakistan sebagai perantara.

Informasi tentang tawaran gencatan senjata itu, seperti dilansir Reuters dan Associated Press, Rabu (25/3/2026), diungkapkan pertama kali oleh media terkemuka AS, New York Times (NYT), yang mengutip dua pejabat AS, yang mengetahui garis besar proposal Washington tersebut.

NYT menyebutkan dalam laporannya bahwa tawaran gencatan senjata 15 poin dari AS itu telah disampaikan kepada para pejabat Iran, melalui Pakistan. Islamabad sendiri disebut telah menawarkan diri sebagai tuan rumah untuk negosiasi ulang antara Washington dan Teheran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isi dari 15 poin rencana gencatan senjata itu belum diungkapkan secara detail kepada publik.

ADVERTISEMENT

Laporan televisi Israel, Channel 12, yang mengutip tiga sumber, menyebutkan bahwa AS mengupayakan gencatan senjata selama sebulan untuk membahas rencana 15 poin tersebut.

Laporan media Israel juga menyebut bahwa rencana gencatan senjata dari AS itu mencakup pembongkaran program nuklir Iran, penghentian dukungan untuk kelompok proxy, dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

AS, dan Israel, terlibat pertempuran melawan Iran sejak 28 Februari lalu, yang diawali oleh serangan gabungan skala besar oleh Washington dan Tel Aviv terhadap Teheran. Iran membalas dengan gelombang serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Kantor Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu belum memberikan tanggapannya. Disebutkan Associated Press bahwa sejumlah pejabat Israel, yang menganjurkan Trump untuk melanjutkan perang melawan Iran, merasa terkejut dengan langkah AS menawarkan gencatan senjata kepada Iran.

Gedung Putih juga belum menanggapi laporan-laporan media tersebut.

Namun baru-baru ini, Trump membahas kemungkinan kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang yang berkecamuk empat pekan terakhir. Pada Selasa (24/3), Trump mengklaim AS mencapai kemajuan dalam upaya menegosiasikan diakhirinya perang dengan Iran, termasuk memenangkan konsesi penting dari Teheran.

Dikatakan oleh Trump kepada wartawan di Gedung Putih bahwa AS sedang berdialog dengan "orang-orang yang tepat" di Iran untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri pertempuran. Dia menambahkan bahwa Teheran sangat ingin mencapai kesepakatan.

"Kami sedang dalam negosiasi saat ini," sebut Trump.

Iran telah membantah soal negosiasi dengan AS sedang berlangsung.

Simak juga Video 'Klaim-klaim Kemenangan Trump Atas Iran':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini