Suasana Salat Idulfitri di Masjidil Haram Makkah yang Dihadiri Pangeran MBS

Suasana Salat Idulfitri di Masjidil Haram Makkah yang Dihadiri Pangeran MBS

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 20 Mar 2026 16:42 WIB
Kerajaan Arab Saudi menyelenggarakan salat Idulfitri 1447 H yang jatuh pada 20 Maret 2026 di Masjidil Haram, Makkah. Salat Id bersama umat muslim itu turut dihadiri oleh Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).
Kerajaan Arab Saudi menyelenggarakan salat Idulfitri 1447 H yang jatuh pada 20 Maret 2026 di Masjidil Haram, Makkah. (Saudi Press Agency)
Jakarta -

Kerajaan Arab Saudi menyelenggarakan salat Idulfitri 1447 H yang jatuh pada 20 Maret 2026 di Masjidil Haram, Makkah. Salat Id bersama umat muslim itu turut dihadiri oleh Pangeran Mohammed bin Salman (MBS).

Dilansir Saudi Press Agency, Jumat (20/3/2026), Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri tersebut, melaksanakan salat Idulfitri Masjidil Haram, bergabung dengan jemaah besar yang memenuhi masjid dan halamannya untuk menandai hari pertama bulan Syawal 1447 Hijriah.

Dalam khutbah Idul Fitri di Masjidil Haram hari ini, Imam Sheikh Osama Khayyat menggambarkan kesempatan ini sebagai pahala ilahi atas ibadah, menekankan bahwa esensi sejati Idulfitri terletak pada kesucian hati, pengampunan, penguatan ikatan keluarga, dan mendukung mereka yang membutuhkan melalui zakat fitri.

Sheikh Khayyat, lebih lanjut, mencatat bahwa salat Id berjamaah berfungsi sebagai cerminan yang kuat dari persatuan dan harmoni umat Muslim. Beliau mengakhiri cermah dengan mendesak para jamaah untuk tetap bersyukur atas berkah menyelesaikan puasa sambil tetap berkomitmen pada ketakwaan, solidaritas, dan kesejahteraan bersama masyarakat.

Sementara itu, Imam Syekh Salah Al-Budair dalam khutbahnya menekankan pentingnya keamanan nasional dan persatuan di balik kepemimpinan, serta menyerukan kewaspadaan terhadap rumor dan perselisihan.

Syekh Salah mencatat bahwa semangat sejati Idulfitri tidak akan lengkap tanpa menghormati orang tua dan memperbaiki hubungan keluarga yang terputus.

Selanjutnya, Syekh Salah menyerukan kesabaran, pengampunan, dan penolakan konflik sebagai kebajikan Islam yang penting. Syekh Salah menyimpulkan dengan menegaskan bahwa mengekspresikan kegembiraan selama Idulfitri adalah bentuk ibadah yang menumbuhkan kasih sayang dan menghilangkan keterasingan di antara masyarakat.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud sebelumnya menyampaikan harapan dan pesannya dalam rangka Idulfitri. Salman menyoroti peran Kerajaan Saudi dalam mendukung perdamaian global dalam pesan Idulfitri.

"Kerajaan Arab Saudi telah melakukan upaya terus-menerus untuk mendukung perdamaian global dan menjaga keamanan serta stabilitas melalui pendekatan tegasnya dalam mengatasi krisis, sebagaimana ditunjukkan oleh posisinya terkait peristiwa-peristiwa yang tidak menguntungkan yang saat ini melanda kawasan ini," kata Raja Salman dalam pesan yang di-posting di X, dilansir Arab News, Jumat (20/3).

Raja Salman turut memuji militer Saudi dalam pesan tersebut. Salman memohon pasukan Saudi diberi perlindungan dalam menjaga Arab Saudi.

"Kami memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk memberikan kemenangan kepada para pahlawan dan prajurit pemberani kami yang ditempatkan di perbatasan kami. Semoga Dia melindungi Tanah Air kami yang berharga, umat Islam, dan seluruh dunia, dan semoga Dia memberkati kami dengan keamanan dan kemakmuran yang abadi."

Tonton juga video "Pelaksanaan Salat Id di PP Muhammadiyah Menteng"

Halaman 2 dari 2
(rfs/imk)


Berita Terkait