Kataib Hizbullah Tuntut Tentara Asing Tinggalkan Wilayah Irak

Kataib Hizbullah Tuntut Tentara Asing Tinggalkan Wilayah Irak

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 18 Mar 2026 01:44 WIB
Illustrative: Young men raise the flag of the Iran-backed Kataeb Hezbollah group during commemorations marking the second anniversary of the killing of top Iranian commander Qassem Soleimani and Iraqi paramilitary commander Abu Mahdi al-Muhandis, in
Ilustrasi. Bendera Kataib Hizbullah. (Foto: Hussein Faleh/AFP)
Jakarta -

Kelompok bersenjata Kataib Hizbollah, atau dikenal milisi Irak yang didukung Iran dan berpengaruh di negara itu, menuntut setiap tentara asing meninggalkan wilayah Irak. Peringatan disampaikan oleh kepala keamanan Kataib Hizbullah.

Dilansir AFP, Rabu (18/3/2026), peringatan disampaikan usai muncul kondisi tidak stabil di wilayah Irak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketidakstabilan Irak disebabkan oleh kehadiran Amerika yang jahat, dan keamanan tidak akan tercapai sampai tentara asing terakhir meninggalkan wilayah Irak," kata kepala keamanan baru kelompok itu, Abou Moujahed al-Assaf, dalam sebuah pernyataan.

Kelompok tersebut, yang ditetapkan oleh Washington sebagai "organisasi teroris", adalah bagian dari gerakan payung yang dikenal sebagai Perlawanan Islam di Irak. Mereka selalu menuntut penarikan pasukan AS dari negara itu.

ADVERTISEMENT

Kataib Hizbullah sebelumnya sempat memerintahkan para petempurnya untuk bersiap menghadapi skenario perang panjang di Iran, jika Amerika Serikat (AS) benar-benar melancarkan serangan. Saat itu AS belum melancarkan serangan ke Iran.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Jumat (27/2), Kataib Hizbullah juga memperingatkan AS soal "kerugian besar" jika mereka memulai perang di kawasan tersebut.

Salah satu komandan kelompok bersenjata Irak itu mengatakan kepada AFP, bahwa kelompoknya "sangat mungkin" untuk campur tangan jika terjadi serangan terhadap Iran.

(fca/fca)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini