Kedutaan Besar AS di Irak Jadi Target Serangan Drone

Kedutaan Besar AS di Irak Jadi Target Serangan Drone

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 17 Mar 2026 14:53 WIB
Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak (dok. Getty Images via AFP/JOHN MOORE)
Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak (dok. Getty Images via AFP/JOHN MOORE)
Baghdad -

Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) yang terletak di Zona Hijau Baghdad, ibu kota Irak, yang dijaga ketat telah menjadi sasaran serangan drone. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun tingkat kerusakan yang disebabkan serangan drone tersebut.

Irak, yang sejak lama menjadi medan pertempuran proxy antara AS dan Iran, dengan cepat terseret ke dalam perang Timur Tengah yang diawali oleh serangan gabungan skala besar AS dan Israel terhadap Teheran pada 28 Februari lalu.

Laporan media lokal Irak, seperti dilansir Press TV, Selasa (17/3/2026), menyebutkan bahwa misi diplomatik di jantung kota Baghdad tersebut dihantam sejumlah besar serangan drone kamikaze pada Selasa (17/3) pagi waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepulan asap serta kobaran api terlihat menjulang ke udara dari lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

Sejumlah sumber lokal menyatakan bahwa sistem rudal pertahanan udara yang ditempatkan di dekat gedung diplomatik besar tersebut berupaya mencegat dan menembak jatuh drone yang mendekat, tetapi tidak berhasil.

Beberapa pesawat tempur AS dilaporkan mengudara di atas kompleks Kedutaan Besar tersebut setelah serangan drone terjadi.

Sementara itu, terdapat laporan yang menyebut para petempur dari Perlawanan Islam di Irak telah melancarkan operasi terkoordinasi serentak terhadap semua pangkalan militer AS di negara tersebut.

Beberapa saat sebelum itu, sejumlah ledakan mengguncang Pangkalan Udara Victory yang dioperasikan AS di dekat Bandara Internasional Baghdad, tetapi belum diketahui apakah ada korban jiwa dan kerusakan.

Pada 12 Maret lalu, kelompok Perlawanan Irak mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan puluhan serangan, menargetkan pangkalan-pangkalan AS di berbagai wilayah Irak dan sekitarnya dalam waktu 24 jam.

Menurut pernyataan yang dirilis oleh kelompok anti-teror tersebut, operasi itu dilancarkan dengan melibatkan beberapa drone sebagai bagian dari pembalasan atas agresi berkelanjutan pasukan AS di wilayah tersebut.

Operasi itu juga disebut sebagai balasan atas serangan berkelanjutan Washington terhadap Poros Perlawanan.

Simak Video 'Israel Klaim Berhasil Bunuh 2 Tokoh Berpengaruh Iran':

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads