Israel Tutup Akses ke Masjid Al-Aqsa, Liga Arab Ingatkan Ini!

Israel Tutup Akses ke Masjid Al-Aqsa, Liga Arab Ingatkan Ini!

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 16 Mar 2026 17:09 WIB
Kompleks Masjid Al-Aqsa (dok. Getty Images/iStockphoto/stevenallan)
Kompleks Masjid Al-Aqsa (dok. Getty Images/iStockphoto/stevenallan)
Yerusalem -

Israel masih terus menutup akses ke Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadan, yang menghalangi para jemaah Muslim untuk melaksanakan ibadah salat dan ritual keagamaan lainnya. Liga Arab mengutuk keras penutupan gerbang Masjid Al-Aqsa yang telah berlangsung selama 16 hari tersebut.

Liga Arab dalam pernyataannya, seperti dilansir kantor berita Palestina, WAFA, dan media Turki, TRT World, Senin (16/3/2026), menyebut tindakan Israel tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap status quo yang sah dan historis yang ditetapkan sejak lama terhadap Masjid Al-Aqsa.

Liga Arab mengingatkan bahwa langkah semacam itu juga melanggar hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Liga Arab, Israel sebagai kekuatan pendudukan, tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki sejak tahun 1967 silam, termasuk kota Yerusalem dan situs-situs suci Islam dan Kristen di dalam kota tersebut. Wakaf Islam Yerusalem, di bawah otoritas Yordania, merupakan satu-satunya pengelola sah situs suci tersebut.

"Israel, sebagai kekuatan pendudukan, tidak berhak membatasi ibadah umat Muslim di kompleks tersebut," demikian penegasan Liga Arab dalam pernyataan pada Minggu (15/3), seperti dikutip WAFA.

Liga Arab memperingatkan bahwa tindakan Israel tersebut berisiko meningkatkan ketegangan dan menimbulkan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan regional serta internasional.

Lebih lanjut, Liga Arab menyerukan kepada komunitas internasional, termasuk Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk "mengambil posisi tegas yang memaksa Israel, sebagai kekuatan pendudukan, untuk menghentikan pelanggaran dan praktik ilegal dan tidak sah yang sedang berlangsung terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem".

Liga Arab, dalam pernyataannya, "menyerukan pembukaan kembali semua gerbang Masjid Al-Aqsa bagi para jemaah, penghapusan pembatasan akses warga Palestina ke Yerusalem, penghormatan terhadap kebebasan beribadah mereka, dan mematuhi resolusi PBB yang relevan".

Pernyataan Liga Arab ini dirilis setelah Israel tetap menutup akses ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem sejak dimulainya perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran pada 28 Februari lalu. Saat ini, Israel hanya mengizinkan sekitar 50 jemaah untuk salat di Masjid Ibrahimi di Tepi Barat yang diduduki.

Tonton juga video "Sedih, Masjid Al-Aqsa Sepi di Jumat Terakhir Bulan Ramadan"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait