5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Mar 2026 16:58 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Dok. Reuters)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: Dok. Reuters)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengingatkan bahwa NATO menghadapi masa depan yang "sangat buruk", jika sekutu-sekutu AS tak membantu membuka Selat Hormuz, jalur transportasi minyak penting yang ditutup oleh Iran dalam perang Timur Tengah.

Dalam wawancara singkat dengan media The Financial Times (FT), Trump mengatakan bahwa karena Amerika Serikat telah membantu Ukraina dalam perang dengan Rusia, dan dia mengharapkan Eropa untuk membantu di Selat Hormuz. Penutupan Selat Hormuz telah menyebabkan harga minyak melonjak di seluruh dunia.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (16/3/2026):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

- Iran Ancam Serang Pusat Logistik Kapal Induk Terbesar AS

Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis peringatan terbaru yang menetapkan semua pusat logistik dan layanan yang mendukung kapal induk Amerika Serikat (AS), USS Gerald R Ford, yang kini berada di Laut Merah, sebagai target yang sah bagi Angkatan Bersenjata Iran.

ADVERTISEMENT

Peringatan ini disampaikan saat USS Gerald R Ford, kapal induk terbesar di dunia, dilaporkan sedang berada di pelabuhan Jeddah, Arab Saudi.

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran, seperti dilansir Press TV, Senin (16/3/2026), mengeluarkan pernyataan pada Minggu (15/3) waktu setempat yang menyatakan bahwa kehadiran kapal induk bertenaga nuklir milik AS di Laut Merah menjadi ancaman langsung bagi Teheran.

- Panas! Arab Saudi Cegat 60 Drone, Termasuk di Riyadh

Sistem pertahanan udara Arab Saudi telah mencegat lebih dari 60 drone yang diluncurkan ke wilayahnya sepanjang malam, termasuk puluhan drone yang dicegat di ibu kota Saudi, Riyadh dan wilayah Eastern Region. Demikian diumumkan Kementerian Pertahanan Saudi pada hari Senin (16/3/2026).

Juru bicara kementerian, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengungkapkan bahwa 34 drone juga dicegat dan dihancurkan di Eastern Region dalam kurun waktu dua jam pada hari Minggu (15/3). Demikian dilaporkan kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA), dilansir Al Arabiya, Senin (16/3/2026).

Sebelumnya pada hari Minggu (15/3), otoritas Saudi mengatakan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan 25 drone yang memasuki wilayah udara negaranya sepanjang malam.

- Mojtaba Khamenei Dikabarkan Diterbangkan ke Rusia untuk Operasi

Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dikabarkan telah diterbangkan ke Rusia secara diam-diam setelah mengalami luka-luka akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu.

Evakuasi rahasia itu, seperti dilansir Metro.co.uk, Senin (16/3/2026), dilakukan agar putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei itu bisa menjalani operasi kaki untuk menyelamatkan nyawanya. Operasi itu dilaporkan dilakukan di istana kepresidenan Presiden Vladimir Putin.

Di tengah spekulasi mengenai kondisinya, Mojtaba baru-baru ini merilis pernyataan penuh amarah dan menuntut balas dendam terhadap AS dan Israel.

- Pertama Kali, Iran Luncurkan Rudal Canggih Sejjil ke Israel

Angkatan Bersenjata Iran meluncurkan sejumlah rudal canggih dalam serangan balasan terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel. Salah satunya rudal canggih Sejjil, yang untuk pertama kalinya digunakan dalam perang yang berkecamuk sejak 28 Februari lalu.

"Untuk pertama kali dalam responsnya terhadap serangan AS-Israel, Iran meluncurkan rudal Sejjil," sebut Al Jazeera dalam laporannya.

Laporan Al Jazeera juga menyebut rudal Sejjil ini menggunakan bahan bakar padat, sehingga lebih sulit dideteksi dan dicegat di udara.

- Trump Ancam NATO Jika Tak Bantu Buka Selat Hormuz yang Ditutup Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengingatkan bahwa NATO menghadapi masa depan yang "sangat buruk", jika sekutu-sekutu AS tak membantu membuka Selat Hormuz, jalur transportasi minyak penting yang ditutup oleh Iran dalam perang Timur Tengah.

Dalam wawancara singkat dengan media The Financial Times (FT), Trump mengatakan bahwa karena Amerika Serikat telah membantu Ukraina dalam perang dengan Rusia, dan dia mengharapkan Eropa untuk membantu di Selat Hormuz. Penutupan Selat Hormuz telah menyebabkan harga minyak melonjak di seluruh dunia.

"Jika tidak ada tanggapan atau jika itu adalah tanggapan negatif, saya pikir itu akan sangat buruk bagi masa depan NATO," kata Trump, dilansir kantor berita AFP, Senin (16/3/2026). Selama bertahun-tahun Trump telah mengkritik aliansi tersebut karena memanfaatkan kemurahan hati AS.

Tonton juga video "Detik-detik Rudal Iran Hantam Jalanan Tel Aviv Israel"

Halaman 3 dari 2
(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads