Dilansir AFP, peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/3/2026) waktu setempat. Dalam pernyataan pihak Universitas, pelaku melepaskan tembakan di sebuah gedung kampus dan melukai dua orang.
Kedua korban dibawa ke rumah sakit. Polisi segera merespons dan berhasil mengamankan pelaku hingga tewas.
Kegiatan belajar di kelas kemudian ditangguhkan. Penembakan di sekolah sering terjadi di Amerika Serikat, di mana senjata api melebihi jumlah penduduk dan peraturan tentang pembelian bahkan senapan bergaya militer yang kuat pun longgar. (dek/jbr)











































