Militer Israel mengatakan telah menghancurkan sebuah bunker di Teheran, Iran. Bunker itu disebut awalnya telah disiapkan Iran untuk pemimpin tertinggi mereka, Ali Khamenei, dalam memberikan komando melawan pasukan Israel dan Amerika Serikat (AS).
"Bunker militer bawah tanah, yang terletak di bawah kompleks kepemimpinan rezim di pusat Teheran, dimaksudkan untuk digunakan oleh pemimpin tertinggi rezim Iran sebagai pusat komando darurat yang aman," kata militer Israel dilansir AFP, Jumat (6/3/2026).
Pihak Israel menyebut bunker itu sempat dipakai Khamenei selama perang 12 hari Israel dan Iran pada pertengahan tahun 2025. Setelah kematian Khamenei, Israel menyebut bunker itu dipakai sejumlah pejabat Iran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khamenei tewas sebelum dia dapat menggunakan bunker tersebut selama operasi 'Roaring Lion', tetapi kompleks tersebut terus digunakan oleh pejabat senior rezim Iran," kata militer Israel.
Militer Israel mengatakan sekitar 50 jet tempur terlibat dalam serangan terhadap jaringan bawah tanah yang membentang di beberapa jalan di jantung Teheran.
Ali Khamenei diketahui telah tewas di kompleks kepemimpinannya pada hari Sabtu (28/2), pada hari pertama serangan gabungan AS-Israel yang memicu perang Timur Tengah.
Pentagon kemudian menyatakan bahwa serangan pihak Israel yang membunuhnya, sementara Trump mengatakan bahwa itu sebagian berkat intelijen AS.
Jasad Khamenei saat ini belum dimakamakan. Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran itu dijadwalkan digelar di kota suci Masshad.
Lihat juga Video Netanyahu: Serangan ke Teheran Bakal Meningkat Beberapa Hari Mendatang!











































